CIBINONG, OTONOMINEWS.ID – Proyek pembangunan kawasan hotel Aston & Harper Cibinong yang dikelola PT Grand Wahid Pratama (GWP) menuai protes keras dari masyarakat sekitar.
Yoseph Aryo Adhi Dharmo, warga setempat yang juga dikenal sebagai tokoh masyarakat, menyuarakan kekhawatiran mendalam terkait dampak sosial dan potensi bencana ekologis yang bisa dipicu oleh proyek tersebut.
Sebagai warga yang tinggal tepat di area terdampak, Adhi yang juga Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan (PDIP) itu, mempertanyakan proses penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) proyek tersebut. Menurut dia, pengembang tidak memberikan solusi konkret terkait akses bagi warga dan anak-anak sekolah yang terhimpit oleh aktivitas proyek.
”Saya sebagai warga di sini mempertanyakan Amdal pihak developer, khususnya mengenai dampak sosial bagi masyarakat sekitar. Proyek ini tidak memberikan akses yang layak untuk anak-anak sekolah dan warga sekitar proyek,” tegas Adhi saat memberikan keterangan, Senin (05/01/2026).
Selain masalah akses, Adhi menyoroti risiko keselamatan yang jauh lebih besar. Lokasi pembangunan hotel berada di dekat Situ Cibinong, di mana posisi air danau lebih tinggi daripada lahan pembangunan serta pemukiman warga. Dia khawatir pembangunan masif tanpa memperhitungkan daya dukung tanah untuk menyapan air akan menyebabkan bencana fatal.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











