KPK, Penegakan Hukum yang Memperkuat Keamanan.
Fondasi keamanan yang kuat harus diiringi penegakan hukum yang bersih dan tegas. Di sinilah, menurut Haidar Alwi, peran KPK menjadi vital.
“KPK yang independen akan memastikan anggaran negara digunakan tepat sasaran, sehingga hasil pembangunan benar-benar kembali ke rakyat,” tegas Haidar Alwi.
“Jika hukum ditegakkan dengan konsisten, kepercayaan publik akan meningkat, iklim investasi membaik, dan potensi konflik sosial dapat ditekan,”
Haidar Alwi menilai, pemberantasan korupsi yang terukur akan memperkuat pondasi keamanan, karena keadilan yang dirasakan rakyat adalah kunci kestabilan jangka panjang.
Haidar Alwi juga mendorong koordinasi erat KPK dengan Kejaksaan dan Kepolisian. “Sinergi penegak hukum akan mempercepat proses peradilan, mencegah tumpang tindih perkara, dan menciptakan efek jera yang lebih kuat terhadap pelaku korupsi,” jelas Haidar Alwi.
Sinergi Antar Lembaga untuk Persatuan Nasional
Keberhasilan TNI, Polri, dan KPK akan semakin maksimal jika semua lembaga negara berjalan dalam satu visi.
“Peran Jaksa Agung dalam memastikan peradilan transparan, Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi dalam menjaga konstitusi, serta lembaga seperti BPK dan BPKP yang mengawasi penggunaan anggaran negara adalah bagian dari sistem besar yang menopang kedaulatan,” jelas Haidar Alwi.
“Persatuan itu bukan sekadar slogan. Ia harus dibuktikan dengan kerja sama konkret antar lembaga negara demi rakyat,”
Menurut Haidar Alwi, kepemimpinan Presiden Prabowo yang membuka ruang dialog dengan purnawirawan, tokoh masyarakat, dan akademisi adalah langkah strategis untuk meredam polarisasi politik dan memperkuat rasa kebangsaan.
Kolaborasi lintas lembaga ini, akan memastikan setiap kebijakan pemerintah memiliki dukungan dari aspek keamanan, hukum, dan pengawasan anggaran. “Inilah yang akan menjaga stabilitas sekaligus mendorong kemajuan,” pungkas Haidar Alwi.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed









