JAKARTA, OTONOMINEWS.ID – R. Haidar Alwi, pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute, mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum mengetahui fakta monumental: Polri kini terlibat langsung dalam upaya swasembada pangan nasional.
Di tengah tugas berat sebagai penegak hukum, Polri juga tampil sebagai penggerak produktivitas pertanian rakyat, khususnya dalam komoditas strategis: jagung.
Keterlibatan Polri dalam sektor pangan nasional dimulai sejak 4 Desember 2024, ketika lebih dari 6.600 personel dilatih sebagai Polisi Penggerak Ketahanan Pangan melalui skema pelatihan daring.
Program ini dirancang sebagai bentuk kontribusi kepolisian terhadap pemulihan ekonomi rakyat dan ketahanan pangan strategis.
Tonggak awal di lapangan terjadi pada 21 Januari 2025, saat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memimpin langsung kegiatan tanam jagung serentak nasional di Desa Karang Mukti, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Per Juni 2025, tercatat bahwa Polri mengelola lebih dari 334 ribu hektare lahan pertanian jagung di berbagai wilayah Indonesia. Dari program ini, hasil panen mencapai hingga 2,54 juta ton, dengan rata-rata produktivitas meningkat tajam dari hanya 2 ton per hektare menjadi 9,3 ton per hektare.
Tak hanya mencatatkan rekor efisiensi, program ini juga berdampak nyata bagi masyarakat. Para petani yang sebelumnya hanya memperoleh penghasilan sekitar Rp500 ribu per bulan, kini mampu meraih hingga Rp4,5 juta per bulan. Sebuah transformasi sosial yang sangat signifikan.
Haidar Alwi menilai, keterlibatan Polri dalam sektor pangan bukan hanya inovasi kebijakan, melainkan bentuk tanggung jawab lebih luas terhadap stabilitas nasional dari sisi non-keamanan.
Dalam kerangka ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menunjukkan kepemimpinan yang berani meluaskan makna pengabdian. Alih-alih membalas opini negatif dan tekanan politik dengan narasi defensif, Polri menjawab dengan prestasi produktif yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











