Dorong Green Jurnalisme dan Eco-Theologi, Ketum PJMI: Bagian dari Dakwah untuk Perubahan Positif

Dorong Green Jurnalisme dan Eco-Theologi, Ketum PJMI: Bagian dari Dakwah untuk Perubahan Positif
Kegiatan diskusi bertema Eco-Theologi dan Green Jurnalisme yang digelar Persatuan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI) di Padepokan Komunitas Iklim Sungai Cikeas (KISUCI), Sentul, Bogor, Sabtu (9/8/2025)/Dok. PJMI.
120x600
a

BOGOR, OTONOMINEWS.ID Jurnalis Muslim dinilai memiliki peran strategis tidak hanya dalam menyampaikan informasi, tetapi juga mengedukasi publik dan mengadvokasi isu-isu kemanusiaan serta lingkungan.

Hal ini mengemuka dalam diskusi bertema Eco-Theologi dan Green Jurnalisme yang digelar Persatuan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI) di Padepokan Komunitas Iklim Sungai Cikeas (KISUCI), Sentul, Bogor, Sabtu (9/8/2025).

Ketua Umum PJMI H. Ismail Lutan menegaskan, jurnalis Muslim harus mengedepankan pemberitaan positif yang mendorong kesadaran dan aksi nyata bagi kebaikan bersama.

Baca Juga :  Dukung Perlindungan Hutan Tropis dan Aksi Iklim, PJMI dan IRI Indonesia Teken MoU

“Edukasi, advokasi, dan publikasi yang bernilai positif menjadi bagian dari dakwah kita,” ujarnya.

Diskusi menghadirkan narasumber Dr. Hayu Prabowo, pendiri KISUCI, yang memaparkan berbagai inisiatif lingkungan seperti gerakan EcoMasjid, berbagi makanan berlebih, wakaf lingkungan, dan wakaf hutan.

Ia menekankan, media dan jurnalis memiliki kekuatan besar dalam menginspirasi perubahan perilaku masyarakat terhadap lingkungan.

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *