Investor Jepang Lirik Solok sebagai Kawasan Strategis Pertanian dan Energi

Otonominews
Investor Jepang Lirik Solok sebagai Kawasan Strategis Pertanian dan Energi
120x600
a

Menariknya, Mr. Nakamura juga menawarkan peluang pembelajaran teknologi pertanian di Jepang bagi para petani muda Solok. “Kami ingin petani muda bisa belajar langsung ke Jepang, dan kami siap memfasilitasi itu,” ucapnya.

 

Dalam paparannya, Mr. Nakamura juga menyebutkan bahwa pihaknya tengah mengkaji rencana kerja sama penanaman singkong untuk bahan baku etanol. Produk etanol tersebut nantinya akan diserap oleh pemerintah melalui Pertamina, sehingga menjamin kepastian pasar bagi petani.

“Target produksi kami mencapai 650 ribu ton per tahun. Selain itu, kami juga akan mendorong pengembangan produk pertanian unggulan Solok seperti beras dan stroberi premium agar dapat memenuhi standar ekspor,” ungkapnya.

 

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Naker Provinsi Sumbar, Adib Alfikri, yang turut mendampingi rombongan investor, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian penjajakan investasi di sejumlah kabupaten/kota di Sumbar.

“Hari ini kami mendampingi tim ke Kabupaten Solok, sebelumnya ke Kabupaten Dharmasraya. Besok kami akan ke Pesisir Selatan dan Kota Padang. Kami berharap langkah ini dapat membuka peluang investasi yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Solok Kennedy Hamzah, Kepala DPMPTSP Naker Aliber Muliadi, Kepala DKUKMPP Ahpi Gusta Tusri, serta sejumlah koordinator penyuluh pertanian dan kepala bidang terkait.

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *