Restuardy: Penyelarasan RPJMD Perlu Kolaborasi Semua Pihak

Restuardy: Penyelarasan RPJMD Perlu Kolaborasi Semua Pihak
120x600
a

Tingkat kemiskinan yang lebih tinggi dibandingkan nasional menandakan perlunya intervensi program sosial yang lebih terarah.

Dalam kesempatan tersebut, Restuardy juga menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam mendukung sejumlah Program Strategis Nasional dan Program Prioritas Nasional yang tertuang dalam RPJMN 2025–2029, di antaranya: Swasembada Pangan; Makan Bergizi Gratis; Pembangunan 3 Juta Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR); Pendirian Koperasi Merah Putih; dan Sekolah Rakyat.

Baca Juga :  Restuardy Daud: RPJMD Pegang Peran Strategis untuk Wujudkan Pembangunan

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, menegaskan bahwa Visi RPJMD Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2025–2029 adalah “Terwujudnya fondasi transformasi Kalimantan Utara yang kokoh sebagai Beranda Depan NKRI yang maju, makmur, dan berkelanjutan.

Zainal A. Paliwang juga menekankan pentingnya dukungan dari seluruh pemangku kepentingan dalam memantapkan perencanaan pembangunan.

Ia menyampaikan bahwa penyusunan dokumen RPJMD 2025–2029 harus benar-benar diselaraskan dengan RPJMN 2025–2029, agar kebijakan daerah dapat berjalan seiring dengan arah pembangunan nasional.

Baca Juga :  Restuardy Daud: Sinergi dan Kolaborasi TPID Kian Baik dalam Pengendalian Inflasi

“Kolaborasi dan sinergi dari semua pihak sangat diperlukan agar RPJMD yang kita susun tidak hanya menjawab kebutuhan lokal, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap pencapaian tujuan nasional,” ujar Gubernur.

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *