Ia juga menyoroti kesenjangan antara kota dan daerah yang masih menjadi persoalan. Menurutnya, diperlukan regulasi yang berpihak pada rakyat, terutama dalam hal akses terhadap modal, pelatihan, serta pemberdayaan komunitas lokal agar masyarakat tidak tersisih dari derasnya arus investasi global.
“Nilai-nilai Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika harus menjadi landasan dalam membangun kolaborasi sosial serta memperkuat ekonomi lokal,” tambahnya.
Menutup kegiatan, Nevi Zuairina mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebangsaan dan bersama-sama memperjuangkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Konstitusi adalah milik kita bersama. Membangun ekonomi rakyat yang berkeadilan adalah wujud nyata cinta Tanah Air yang harus kita perjuangkan bersama,” pungkasnya. (Rds)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












