OTONOMINEWS.ID – Dalam rangka memperingati Nuzulul Quran, Dewan Pengurus Tingkat Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPTP PKS) menggelat acara 12 Jam Marathon Quran. Kegiatan tersebut yang dipandu oleh Musthofa Faruq, Mahmuda Rizaldi, Rezky Cocip, dan Yhuda Arifin yang berlangsung di Kantor DPTP PKS, Jakarta Selatan.
Dalam Tausyiahnya, Ketua DSW PKS DKI, KH Abdul Aziz Abdur Rouf mengungkapkan peringatan Nuzul Quran harus menjadi momentum bagi umat Islam untuk kembali menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup secara menyeluruh.
“Peringatan Nuzulul Quran tidak boleh sekadar menjadi seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk kembali kepada Al-Qur’an secara utuh,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (13/3/2025).
“Kita tidak boleh menjadi orang yang hanya merasa cukup dengan sekadar membaca Al-Qur’an, tanpa pernah berpikir kapan kita harus menghafalnya, kapan kita harus memahaminya, dan kapan kita harus mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Abdul Aziz.
Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa peringatan turunnya Al-Qur’an seharusnya mengingatkan umat Islam untuk memahami kandungan Al-Qur’an secara menyeluruh. Ia mengutip sabda Nabi Muhammad SAW bahwa Allah akan mengangkat derajat suatu umat dengan Al-Qur’an dan merendahkan suatu umat dengan Al-Qur’an pula.
Menurutnya, umat akan diangkat derajatnya ketika benar-benar mengamalkan seluruh ajaran Al-Qur’an. Sebaliknya, umat akan mengalami kemunduran ketika mereka berpaling atau hanya mengambil sebagian ajaran Al-Qur’an saja.
“Selama Al-Qur’an hanya dipahami secara setengah-setengah, hanya diambil sebagian ajarannya saja, maka Al-Qur’an tidak akan memberikan wawasan yang utuh bagi manusia dalam menjalani kehidupan,” jelasnya.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











