Adapun dalam bidang sosial dan budaya, pemerintah akan memperkuat nilai adat serta kesejahteraan keluarga berbasis Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Sementara itu, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif akan ditingkatkan melalui pengembangan wisata halal dan digitalisasi promosi.
Terakhir, Muhidi menekankan bahwa pemerintahan yang responsif dan berintegritas akan diwujudkan dengan digitalisasi layanan publik serta reformasi birokrasi.
“Sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan untuk mewujudkan visi pembangunan ini,” katanya.
Sebagai Ketua Tim Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (TSR Pemprov Sumbar), Muhidi menyerahkan bantuan sebesar Rp 50 juta dan 10 Al-Qur’an kepada Masjid Al-Ikhlas.
Pengurus masjid menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut dan berencana menggunakannya untuk melanjutkan pembangunan masjid, terutama memperbaiki tempat wudu yang dinilai masih belum representatif.
Kegiatan Safari Ramadan ini turut dihadiri oleh Danlanud Sutan Sjahrir Kolonel Pnb Sani Salman, Plt Sekretaris DPRD Sumbar Maifrizon, Ketua Komisi Informasi (KI) Sumbar Musfi Yendra, serta perwakilan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar. (Rds)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed













