Penanganan Dampak Banjir Batang Sinamar Nagari Limbanang Kabupaten Lima Puluh Kota Terkesan Diabaikan.

Penanganan Dampak Banjir Batang Sinamar Nagari Limbanang Kabupaten Lima Puluh Kota Terkesan Diabaikan.
Kondisi Banjir Batang Sinamar yang menyebabkan banyaknya lahan pertanian di Nagari Limbanang yang jatuh kedalam sungai/sat-otn
120x600
a

Namun sampai saat ini belum ada realisasi. Bamus Nagari Limbanang tersebut berjanji akan menelusuri kembali permohonan tersebut.

Sementara itu Walinagari Limbanang, Yori Noviola yang dikonfirmasi lewat saluran selulernya, mengatakan bahwa dirinya sudah melayangkan surat dan memperjuangkan bantuan alat berat guna perbaikan aliran Batang Sinamar.

“Namun sampai saat sekarang Pemkab Limapuluh Kota dan Pemprov Sumatera Barat belum mengabulkan permohonannya,” kata Yori.

Baca Juga :  Bryliant Private Music Course Sukses Asah serta Cetak Siswa Bertalenta di Bidang Seni di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota

Yori Naviola menambahkan  akan terus memperjuangkan bantuan penanganan dampak banjir Batang Sinamar ini sampai berhasil karena menurut Yori ini tugasnya sebagai Walinagari.

Hal senad juga disampaikan Direktur Eksekutif Lembaga Pengembangan Kreativitas Masyarakat Sumatera Barat dan Sekretaris Ormas Pekat IB Kabupaten Limapuluh Kota Delfitra.

Ia juga meminta Pemkab Limapuluh Kota dan Pemprov Sumatera Barat untuk merespon permohonan masyarakat ini.

“Kami berharap Pemkab Lima Puluh Kota segera merespon permohonan masyarakat. Agar jangan bertambah banyak lahan pertanian masyarakat yang jatuh masuk ke sungai,” katanya, Sabtu (6/7/2024).[DEL-OTN]

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *