Rano pun berpesan agar peringatan May Day tidak hanya berhenti pada kegiatan seremoni tahunan, melainkan menjadi ruang dialog yang konstruktif.
“Peringatan Hari Buruh ini hendaknya menjadi ruang dialog untuk menyampaikan aspirasi dan memperkuat perekonomian kota secara bersama-sama. Kolaborasi adalah kunci agar kita tetap tangguh,” tegas Rano.
Dalam peringatan acara peringatan Hari buruh Internasional 2026 PDIP ini turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto, Wasekjen PDIP Adian Napitupulu dan Sri Rahayu serta Wakil Bendahara Umum PDIP Yuke Yurike.
Hadir juga jajaran DPP Partai antara lain Mercy Christie Barends, Ribka Tjiptaning, Wiryanti Sukamdani, Gusti Ayu Bintang Puspayoga hingga Sadarestuwati. Serta Anggota DPR RI seperti Vita Ervina, Pulung Agustanto dan Putra Nababan. Lalu, sejumlah Anggota DPRD DKI dari fraksi PDIP hingga pengurus DPD dan DPC PDIP DKI Jakarta.
Sebagai penutup, Rano Karno memberikan apresiasi kepada para buruh melalui sebuah pantun yang disambut riuh tepuk tangan hadirin:
“Mencari buku di daerah Kwitang, enggak terasa udah sore hari datang menjelang. Pekerja jadi saksi Jakarta terus berkembang, bawa kota ini semakin maju dan gemilang,” pungkasnya.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












