“Kok bisa. Masih ada hunian warga yang tidak layak namun belum tersentuh program penataan kawasan,” kata Leo kepada wartawan, Kamis (9/4/2026).
“Saya sangat menyayangkan masih ada keluhan warga yang belum menjadi perhatian. Bahkan ada lokasi yang sebenarnya tidak terlalu mendesak justru masuk prioritas penataan,” lanjutnya.
Leo merasa lelah dan marah karena laporan warga tidak ditindaklanjuti oleh pihak kelurahan. Bahkan hingga saat ini belum ada satu pun staf kelurahan yang datang ke lokasi.
“Kami sudah lelah menyampaikan berbagai persoalan di Menteng ini. Dewan Kota seolah tidak dianggap sebagai salah satu unsur kerja wilayah. Mereka hanya mengatakan ‘iya’, setelah itu persoalannya redup. Seharusnya ada peninjauan langsung agar setiap laporan warga benar-benar ditindaklanjuti,” ungkap Leo.
Ia berharap adanya pemerataan hunian bagi warga menteng dan sekitarnya, dan keterlibatan pihak Dinas Perumahan DKI Jakarta dalam hal penataan pemukiman yang sehat serta asri untuk kelangsungan hidup warga yang kurang mampu. (OTN-Deman)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












