Ia melanjutkan, ke depan masih banyak hal yang perlu diantisipasi, terutama dinamika global yang berpotensi memengaruhi pasokan bahan bakar minyak (BBM). Kondisi tersebut juga berkaitan dengan wacana penerapan Work From Anywhere (WFA) yang akan diumumkan resmi oleh pemerintah. Apalagi, saat pandemi Covid-19 juga ada pengalaman Working From Home (WFH) yang dapat menjadi referensi.
“Tinggal rekan-rekan harus berpikir. Jangan memikirkan apa yang mau diberikan organisasi ini, Kemendagri-BNPP kepada rekan-rekan. Rekan-rekan harus berpikir, apa yang harus bisa diberikan kepada organisasi ini. Tempat rekan-rekan, kita semua cari makan, dan dapat status,” tegasnya.
Usai memberikan amanat, Mendagri didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian secara langsung berjalan mendatangi para ASN untuk bersalaman satu per satu. Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, Wamendagri Bima Arya Sugiarto, Wamendagri Akhmad Wiyagus, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Tomsi Tohir, serta para pejabat tinggi madya dan pratama di lingkungan Kemendagri dan BNPP.
Puspen Kemendagri
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











