Gubernur Pramono Angkat Topi atas Kinerja Mengkilap TransJakarta

Gubernur Pramono Angkat Topi atas Kinerja Mengkilap TransJakarta
120x600
a

Sementara itu, Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menambahkan, dukungan terhadap penguatan layanan transportasi publik diwujudkan melalui alokasi Public Service Obligation (PSO) sebesar Rp4,8 triliun, atau sekitar 5,99 persen dari total APBD.

“Setiap Rp1 triliun PSO memberikan dampak ekonomi sekitar Rp3,2 triliun. Ini merupakan bentuk timbal balik pemerintah kepada masyarakat atas kontribusi pajak, yang kami kembalikan dalam bentuk layanan transportasi publik,” ujarnya.

Menurut Khoirudin, transportasi merupakan salah satu komponen pengeluaran terbesar rumah tangga. Karena itu, kehadiran layanan publik yang terjangkau dan berkualitas diharapkan dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :  Target Penerimaan Pajak Pemprov DKI Hingga Per Juni 2025 Lampaui Capaian Nasional

Memasuki usia ke-12, TransJakarta terus memperkuat layanannya melalui berbagai inovasi. Salah satunya adalah pembukaan rute baru, seperti Cawang–Cikarang, guna mendukung mobilitas para pekerja. Layanan menuju Bandara Soekarno-Hatta juga menunjukkan kinerja positif dengan melayani 18,9 ribu pelanggan dalam 13 hari selama periode mudik Lebaran 2026.

Direktur Utama TransJakarta, Welfizon Yuza, menjelaskan peningkatan kualitas layanan juga dilakukan melalui program Transjakarta Akademi sebagai upaya penguatan kompetensi pramudi.

Baca Juga :  Gubernur Pramono Teken Raperda APBD 2026

“Sebanyak 125 peserta telah dipersiapkan untuk mendukung peremajaan pramudi Mikrotrans. Program ini merupakan kerja sama Pemprov DKI Jakarta, TransJakarta, dan Baznas, dengan pembiayaan SIM dan sertifikasi melalui program CSR,” jelasnya.

Selain itu, TransJakarta juga menyiapkan 20 pramudi terbaik untuk mengikuti program pertukaran ke Jepang, sebagai bagian dari upaya meningkatkan standar pelayanan dan profesionalisme.

Melalui berbagai capaian dan inovasi tersebut, Pemprov DKI Jakarta optimistis TransJakarta akan terus berkembang sebagai sistem transportasi publik yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi kebanggaan warga Jakarta. (OTN-Deman)

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *