Menurut Ratu, Pemprov DKI Jakarta menjamin ketersediaan stok kebutuhan pokok masyarakat dengan harga terjangkau, serta membuka ruang bagi pelaku UMKM peningkatan penjualan.
Ia juga mengatakan bahwa Jakarta Ramadan Festival 2026 akan memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ekosistem perdagangan, pengendalian inflasi daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Jakarta.
“Melalui kolaborasi ini, kami mengharapkan agar Jakarta Ramadan Festival 2026 dapat menjadi akseleran ekonomi warga jelang Idul Fitri,” katanya.
Ratu menyebut Jakarta Ramadan Festival 2026 akan bertambah seru, karena Dinas PPKUKM akan menggelar Pasar Murah dan Bazar Ramadan di 44 Kecamata, termasuk di Balai Kota Jakarta pada 2–13 Maret 2026.
“Melalui program ini, kami berharap akses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat tetap terjaga. Kami sekaligus membuka ruang promosi dan peningkatan omzet bagi pelaku UMKM,” tandasnya. (OTN-Deman)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











