Mudik Lebaran 2026 di Tengah Keterbatasan Jalur, Sumbar Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Khusus

Mudik Lebaran 2026 di Tengah Keterbatasan Jalur, Sumbar Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Khusus
120x600
a

Ia juga mengingatkan bahwa tekanan lalu lintas tidak hanya akan terjadi saat puncak mudik, tetapi juga akan berlanjut selama masa libur karena tingginya mobilisasi masyarakat yang hendak bersilaturahmi dan berwisata.

Arus lalu lintas di Sumbar berpotensi mengalami lonjakan perjalanan pada H+1 hingga H+5. Sementara kondisi geografis daerah yang didominasi tanjakan curam, tikungan tajam, dan lereng rawan longsor. Agar mobilitas masyarakat tetap aman dan lancar, tentu perlu disiapkan langkah pengamanan ekstra sedari dini.

Baca Juga :  PP Sumsel Berangkatkan Rombongan Arus Balik Lebaran ke Jakarta

Sebagai respons atas kondisi tersebut, Pemprov Sumbar menyiapkan skema Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas berupa sistem satu arah (one way) pada jam tertentu: pukul 10.00–14.00 WIB untuk arah Padang–Bukittinggi dan pukul 14.00–18.00 WIB untuk arah Bukittinggi–Padang.

“Kebijakan ini lahir dari evaluasi kondisi riil di lapangan. Prinsipnya jelas, keselamatan adalah prioritas, kelancaran mengikuti,” tegas Mahyeldi.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dalam memastikan kesiapan angkutan Lebaran 2026 di Sumbar.

Baca Juga :  Mudik Asyik Bersama BUMN 2024 di Apresiasi, Pj Heru: Sangat Bermanfaat dan Bantu Masyarakat

Rakor turut dihadiri jajaran Dirjen dan Deputi Kementerian Perhubungan RI, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Sumbar, serta kepala OPD terkait di lingkungan Pemprov Sumbar. (adpsb/Ridwan)

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *