Nevi Zuairina Dorong Proyek SGAR Jadi Fondasi Hilirisasi Aluminium Nasional

Otonominews
Nevi Zuairina Dorong Proyek SGAR Jadi Fondasi Hilirisasi Aluminium Nasional
Anggota DPR RI Fraksi PKS Nevi Zuhairina menyampaikan pandangan strategis penguatan hilirisasi aluminium nasional saat kunjungan kerja ke Pontianak (Foto: ist.)
120x600
a

JAKARTA,OTONOMINEWS.ID — Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nevi Zuairina, menegaskan pentingnya memastikan proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Mempawah benar-benar menjadi fondasi hilirisasi industri aluminium nasional, bukan sekadar proyek pengolahan bahan mentah.

Hal tersebut disampaikan Nevi dalam rangka Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI ke Pontianak pada pertengahan Februari 2026 yang membahas operasional smelter alumina serta penguatan ekosistem industri tambang nasional.

Baca Juga :  Anggota DPR RI Nevi Zuairina Apresiasi Kegiatan Baitul Arqam PDM Lima Puluh Kota

Menurut legislator dari Daerah Pemilihan Sumatera Barat II tersebut, keberhasilan proyek SGAR tidak hanya diukur dari besarnya produksi alumina, tetapi juga dari kemampuannya mendorong tumbuhnya industri turunan aluminium di dalam negeri.

“Indonesia telah memasuki fase penting transformasi dari negara pengekspor bahan mentah menjadi negara industri dengan nilai tambah tinggi,” ujar Nevi.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara berbagai pihak seperti PT Aneka Tambang Tbk (Antam), PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), PT Borneo Alumina Indonesia, serta pemangku kepentingan lainnya agar hilirisasi industri berjalan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Baca Juga :  Hj. Nevi Zuairina: Idul Fitri Momentum Perkuat Solidaritas, Bangkitkan Ekonomi Rakyat

Dalam kunjungan tersebut, Nevi juga menyoroti perlunya sinkronisasi pendanaan antar fase proyek, penguatan ketahanan pasokan bahan baku, serta keberpihakan terhadap pemenuhan kebutuhan domestik sebelum ekspor.

“Strategi mitigasi risiko terhadap fluktuasi harga alumina global sangat penting agar keberlanjutan proyek tetap terjaga secara finansial dan tidak hanya bergantung pada siklus komoditas dunia,” jelasnya.

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *