Ia menargetkan, cakupan layanan air bersih untuk seluruh masyarakat Jakarta bisa mencapai 85 persen pada tahun depan dan mencapai 100 persen pada 2029.
“Maka kenapa kemudian PAM Jaya betul-betul kami dorong untuk tahun depan itu kalau bisa capaian untuk air bersihnya sudah di atas 85 persen,” katanya.
Meski saat ini cakupan layanan air bersih sudah mengalami peningkatan signifikan, namun menurutnya hal itu masih belum cukup.
Untuk mengatasi masalah ini, Gubernur mendorong PAM Jaya mempercepat proyek perluasan pipanisasi dan pengembangan sumber air bersih baru. Diharapkan upaya ini dapat menyelesaikan krisis air bersih dan meringankan beban biaya yang ditanggung oleh warga. (OTN-Deman)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












