JAKARTA, OTONOMINEWS.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui masih ada warga nelayan di Muara Angke, Jakarta Utara yang belum menerima saluran air bersih sebagaimana viral di media sosial.
Gubernur Pramono mengakui ada ketidakadilan karena kawasan lain telah terjangkau pemasangan perpipaan dan sudah terlayani air bersih, sementara warga nelayan di Muara Angke belum.
Akibat kondisi tersebut, warga Muara Angke harus mengeluarkan biaya yang lebih mahal untuk mendapatkan air bersih.
“Termasuk yang di Angke tadi, daerah yang mohon maaf yang sebenarnya lebih membutuhkan air bersih tetapi mereka harus membayar. Dan menurut saya yang seperti ini tidak fair,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (3/12/2025).
Karena itu, Gubernur Pramono memerintahkan PAM Jaya untuk terus memperluas cakupan layanan air bersih di seluruh wilayah Jakarta.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












