• 270.148 pelanggan terdampak
• 42 MW beban padam
“Per pukul 09.00 WIB tanggal 1 Desember, seluruh penyulang yang terdampak sudah berhasil dinyalakan kembali 100 persen. Infrastruktur kita banyak yang rusak, ada 247 tiang dan 283 peralatan gardu terdampak. Tapi kerja cepat PLN, TNI/Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat membuat pemulihan bisa dipercepat,” jelas Helmi.
Berdasarkan data PLN, pemulihan dilakukan oleh tiga unit pelayanan, yakni UP3 Payakumbuh, sejak awal, hanya satu penyulang yang terdampak (0,1 MW). Per 1 Desember telah normal 100 persen.
Lalu UP3 Bukittinggi, yang menangani 29 penyulang terdampak, seluruhnya telah kembali menyala. Progres pemulihan gardu mencapai 85 persen.
Kemudian, UP3 Solok yang mengamankan 8 penyulang dengan beban padam 2,1 MW. Seluruh jaringan telah kembali aktif dengan progres gardu 81,8 persen.
Ia menyebut keberhasilan ini merupakan buah dari kebersamaan seluruh pihak. Mereka telah bergerak optimal sesuai bidang tugasnya masing-masing. (Ridwan)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












