Tim Investigasi DPP- LPP Tipikor RI: RAB Dana Desa Puraka I 2024 Seilepan Diduga Fiktif

Tim Investigasi DPP- LPP Tipikor RI: RAB Dana Desa Puraka I 2024 Seilepan Diduga Fiktif
120x600
a

Begitu pula pembuatan jaringan/ intalasi Formasi Lokal Desa  senilai Rp 30.000.000, kegiatan Konsultasi Pelatihan Pendampingan Ekonomi Produktif/Pengrajin Rumah tangga dll  senilai Rp 25.000.000, dan Pelatihan bidang kesehatan,untuk tenaga Kesehatan, kader Kesehatan sebesar Rp 21.650.000.

“Berdasarkan investgasi tim kami dan wawancara langsung dengan beberapa warga, yang tidak mau  disebutkan namanya membantah adanya pengerjaan infrastruktur jalan/gang. Saat ini jalan atau gang dilingkungan masih rusak,” ungkap M Alfi.

Baca Juga :  Jembatan Silotuha Rusak Parah! Warga Hutabayu Raja Desak Proyek Bronjong Rp3 Miliar Distop!

Begitu juga Dana Desa pada anggaran 2023, pengerjaan hanya Parit Beton, dengan Pengerjaan yang tidak sesuai dengan Bestek hingga sudah rusak. Padahal lokasi kuburan, bukan jalan umum.

“Saat ini Dana Desa yang digelontorkan Pemerintah Pusat pada Tahun anggaran 2025  belum juga ada  kejelasannya,” ujar M.Alfi.

Sementara itu, awak media OtonomiNews.id tidak mendapatkan respon saat menghubungi di Kades Puraka 1, Kecamatan Seilepan, Ibnu melalui Handphone. Begitu pula saat didatangi ke kantor desa Puraka 1. Ada saja alasan dari staf desa yang menyatakan bahwa Kades sedang ke luar.

Baca Juga :  Bawaslu Padang Lawas Terima Gugatan Paslon Pilkada Ilham-Maruli

Sementara Camat Seilepan, M.Ikbal Ramadhan, ketika di konfirmasi akan mempertanyakan hal ini kepada Kades yang bersangkutan. (Has)

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 3 / 5. Vote count: 2

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Respon (11)

  1. Medianya malu x ya komen2 saya langsung di hapus tidak di repostt balik wakakakakakak
    Saya warga puraka I sangat nyaman dengan kades ibnu, beliau baik, santun, amanah dekat sama warga
    Saya minta untuk ketua atau siapapun yg punya media ini pecat oknum LSM abal2 bapak, malu pak buat berita yg ga benar
    Catat nama saya nurma

  2. Saya selaku pembina di desa puraka 1 mengaku kaget membaca berita ini.. semua yg diblg media ini 1 pun tidak ada benarnya.. karna saya langsung ikut setiap ada kegiatan apapun yg ada di desa…
    Mohon untuk ketua media seperti ini pecat oknum Lsm seperti ini karna membawa berita buruk (hoax)..
    Bisa saja nnti kades menuntut balik media ini…
    Hati hati jika anda membuat narasi yg tidak benar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *