PANGKALAN BRANDAN, OTONOMINEWS.ID – Penggunaan Dana Desa (DD) yang digelontorkan Pemerintah Pusat ke daerah daerah dari ratusan juta hingga mencapai milyaran rupiah tiap desa, demi memajukan pembangunan insfrastruktur pelayanan di desa, dan kemakmuran di suatu desa – sepertinya masih jadi tanda tanya besar.
Karena masih banyak oknum-oknum Kepala Desa (Kades) nakal yang ingin memperkaya diri sendiri dan kelompoknya, dengan membuat rekayasa laporan Rencana Anggaran Belanja (RAB). Tapi, dalam pengerjaan proyek realisasinya tidak sesuai di lapangan.
“Ironisnya lagi, tidak dikerjakan alias fiktif. Sehingga, dana desa yang seharusnya di gunakan untuk pembangunan malah disalahgunakan untuk Kepentingan pribadi maupun kelompoknya,” kata M. Alfi Syahrin, Deputi Tim Investigasi LSM DPP-LPP Tipikor RI kepada sejumlah wartawan, Jumat (7/11/2025).
Padahal, lanjut dia, perintah Presiden Prabowo jelas intruksikan sikat habis Kepala Desa yang tidak menjalankan perintahnya melalui apatur Jaksa Kepolisian dan KPK.
Seperti yang terjadi di Desa Puraka I Kecamatan Seilepan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Terdapat ketidak sesuaian antara laporan dalam Rencana Anggaran Belanja (RAB) dengan fakta di lapangan.
Item-item yang dilaporkan dalam RAB, seperti Rehabilitasi/ Peningkatan Pengerasan Pemukiman/gg dengan Total Biaya Dana Desa senilai Rp 69.864.800, tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












Berita ga berbobot
Bikin malu LSM aja
Lsm abal2nya ni ahaha
Maju terus pak kades, sehat selalu
Sok jd tim investigasi,emang kau siapa,media bodong media abal abal
Banyak x cerita kau,betumbok kita yok kontol
Tim investigasi merasa udah jadi tim pemeriksa
Ngerasa paling betol
Media abal-abal seperti ini kok ada ya
wartawan apa yang kayak gini, berita ga jelas
Lain x klo buat berita tu di telusuri dulu
Awas kena tuntut balik
Nampak x belom dpt jatah dr kades wkwkk
Lucunya kalau ada berita baik di desa tidak pernah di repost, tiba ada kesenjangan sedikit langsung buat berita, oknum lsm abal-abal haha
Medianya malu x ya komen2 saya langsung di hapus tidak di repostt balik wakakakakakak
Saya warga puraka I sangat nyaman dengan kades ibnu, beliau baik, santun, amanah dekat sama warga
Saya minta untuk ketua atau siapapun yg punya media ini pecat oknum LSM abal2 bapak, malu pak buat berita yg ga benar
Catat nama saya nurma
Piye berita ni pak kades ?
Belom di kasih jatah apa cemana ni pak kades oknum yg kayak gini 😀
Saya selaku pembina di desa puraka 1 mengaku kaget membaca berita ini.. semua yg diblg media ini 1 pun tidak ada benarnya.. karna saya langsung ikut setiap ada kegiatan apapun yg ada di desa…
Mohon untuk ketua media seperti ini pecat oknum Lsm seperti ini karna membawa berita buruk (hoax)..
Bisa saja nnti kades menuntut balik media ini…
Hati hati jika anda membuat narasi yg tidak benar
Media abal-abal taunya nyari kesalahan org tiba blm dpt jatah langsung sibuk cari kesalahan
Kebanyakan duduk di kede kopi ya gini