Syarikat Islam berpandangan, pembangunan itulah yang menjadi hakikat Program Asas Syarikat Islam yang ke-4 dan ke-5 yaitu keadilan ekonomi dan persamaan hak, dan pemberdayaan ekonomi model itu pulalah yang menjadi hakikat pembangunan ekonomi Indonesia menurut Pancasila dan Pasal 33 UUD 1945, yaitu pembangunan ekonomi yang mewujudkan keadilan sosial, imbuh Hamdan Zoelva.
Acara Tasyakkur Milad ke-120 Syarikat Islam diakhiri doa yang dipimpin oleh Wakil Menteri Agama, Romo R. H. Muhammad Syafi’i. Untaian do’a yang menyentuh qalbu dan memberi ghirah bagi kaum Syarikat Islam untuk melanjutkan perjuangan bagi kemaslahatan umat dan bangsa.
Gelaran milad tidak sekadar bermuatan sambutan, pameran, dan entertainment, Agustanzil Sjahroezah menyampaikan komunike berkenaan dukungan terhadap pemerintah yang peduli pada perbaikan nasib bangsa dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia dalam menuju kemandirian hidup. Dalam komunike dikemukakan, Syarikat Islam menilai kepemimpinan Presiden Prabowo selaras dengan semangat perjuangan kerakyatan dan keumatan yang sejak awal menjadi dasar gerakan Syarikat Islam. Lima butir Komunike SI tahun 2025: 1) Dukungan moral atas setiap kebijakan yang menumbuhkan kemandirian dan kemaslahatan rakyat; 2) Tentang Kedaulatan Sumber Daya Alam dan Keadilan Rakyat; 3) Ihwal Koperasi dan Arah Baru Gerakan Ekonomi Rakyat; 4) Tentang Reforma Agraria dan Keadilan Tanah untuk Rakyat; 5) Dukungan terhadap Pengesahan RUU PPRT.
Pada sesi hiburan penghadir di Balai Sidang Senayan sore itu disajikan lantunan shalawat. Diperkaya keindahan lighting dan alunan musik, pelantun tembang shalawat nomor wahid kita, Sulis Cinta Rasul, muncul menyemarakkan suasana ‘menyulap’ sejenak keheningan menjadi kesyahduan. Sambil sesekali menyapa ta’zhim para tokoh yang hadir Sulis juga mengajak hadirin ikut menyanyi, maka lafadz-lafadz shalawat atas Nabi pun menggema di ruang megah itu, semua berpadu padan dalam mengungkapkan kerinduan pada Rasulullah, Muhammad SAW. Satu lantunan bersahutan lantunan shalawat lainnya, syahdu dan penuh khidmat. Ya Nabi salam alaika… ya, Rasul salam alaika… shalawatullah alaika….
Perhelatan Milad ke-120 Syarikat Islam bertema “Ekonomi Kuat, Umat Berdaulat” beserta desain logo yang dikreasi oleh kader SI, Supriadi alias John Bule hari itu benar-benar menyajikan satu sentuhan yang berbeda ketimbang peringatan tahun-tahun sebelumnya yang rutin digelar di Masjid Istiqlal Jakarta. Ikut ditayangkan film kartun yang mengisahkan satu episode peran guru dan pendidikan SI, disutradarai kreator Agustian. Paduan suara kaum ibu dari Wanita Syarikat Islam Daerah Khusus Jakarta juga ikut menyemarakkan Tasyakkur Kaum SI dengan busana kerennya. “Tim Padus ini dibentuk dadakan, sebagai bentuk kecintaan kami pada SI, maafkan ya kalau ada kekurangan dalam penampilan kami,” ujar Dr. Sitti Rakhman, Ketua WSI Jakarta.
Sebagai penampil pamungkas, Dul Jaelani muncul yang spontan mendapat sambutan hangat kaum milenial, sebagian di antaranya bahkan berteriak histeris, lalu penonton pun turun dan tumpah di depan stage ikut bernyanyi bersama anak Ahmad Dani-Maia Estianti itu, menyanyikan beberapa tembang populernya.
“Keseluruhan rangkaian kegiatan, mulai dari Mukernas, Expo, dan puncak acara Milad, sungguh menjadi momen yang mahal bagi kaum SI,” ujar Yudhi Irsyadi, koordinator penanggung jawab rangkaian acara. Dan yang tak kalah penting, suksesnya rangkaian Milad ke-120 Syarikat Islam itu adalah berkat dukungan kesigapan dan cekatannya kaum muda para anggota organisasi serumpun antara lain Perisai Syarikat Islam (Aditya Yusma, Ketum / Muh. Nur Ohoitenan, Sekjen), Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia/ SEMMI (Bintang W. Saputra, Ketum / A. Marzuki Toekan, Sekjen) dan Pemuda Muslimin Indonesia (Usep Nukliri, Ketum / Hadi Prestasi, Sekjen) yang mereka tampil menjadi tulang punggung dalam menggerakdinamiskan seluruh rangkaian kegiatan.
Barakallahu…. Dirgahayu Syarikat Islam.
BILLAHI FII SABILIL-HAQ (ARF)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed






