Indonesia Berpotensi Masuk Empat Besar Dunia Industri Cat dan Pelapis

Otonominews
Indonesia Berpotensi Masuk Empat Besar Dunia Industri Cat dan Pelapis
Penyerahan donasi untuk laboratorium teknologi cat di SMK Mitra Industri MM2100, Bekasi, Jawa Barat/otn.
120x600
a

Menurutnya, semua itu hanya dapat diatasi melalui kerja nyata di lapangan dan forum seperti PCS 2025 yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari seluruh dunia.

Pandangan serupa juga disampaikan Ketua Asosiasi Perusahaan Cat Indonesia (APCI), Kris Rianto Adi Darma. Ia menyebut PCS 2025 sebagai ajang “premier gathering” bagi industri cat dan pelapis di Asia Tenggara, di mana Indonesia tidak lagi hanya berperan sebagai peserta, melainkan sebagai strategic anchor dalam pasar global.

“Kolaborasi antara pemasok dan produsen menjadi kunci keberhasilan jangka panjang. Selain itu, kita harus berinvestasi pada pengembangan sumber daya manusia, karena masa depan industri ini akan ditentukan oleh kemampuan inovasi dan kualitas tenaga kerjanya,” ungkapnya.

Tahun ini, PCS 2025 menghadirkan lebih dari 80 merek lokal dan internasional dari berbagai negara seperti Jerman, Belanda, Finlandia, Korea Selatan, Malaysia, China, Singapura, dan Thailand. Beberapa perusahaan besar yang berpartisipasi antara lain BYK, Niemann, Ceronas, VMA Getzmann, serta Colorindo Chemtra.

Para peserta memamerkan beragam solusi inovatif mulai dari bahan baku berkualitas tinggi, peralatan laboratorium modern, hingga sistem aplikasi dan teknologi produksi yang ramah lingkungan.

Selain menjadi ajang pameran, PCS 2025 juga berfungsi sebagai pusat pertukaran ilmu dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Melalui seminar internasional dan kursus singkat (short course) yang dapat diakses secara gratis, para pengunjung dapat mengikuti diskusi dan pelatihan dari pakar industri dan akademisi global. Topik yang dibahas mencakup tren warna dan teknologi terbaru, standar keberlanjutan, serta pengembangan kompetensi tenaga ahli.[Zul]

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 5 / 5. Vote count: 1

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *