PADANG,OTONOMINEWS.ID – Suasana Gedung DPRD Sumatera Barat, Rabu (1/10/2025), terasa istimewa. Ratusan tamu undangan memadati ruang rapat paripurna untuk memperingati Hari Jadi Sumatera Barat (HJS) ke-80. Usia yang sama dengan berdirinya Republik Indonesia, menjadi momen refleksi sekaligus penegasan arah pembangunan daerah ke depan.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Sumbar, Drs. H. Muhidi, MM, dan dihadiri jajaran pejabat pusat maupun daerah, mulai dari anggota DPR RI/DPD RI dapil Sumbar, Gubernur-Wakil Gubernur masa lalu dan kini, bupati/wali kota se-Sumbar, hingga tokoh adat, ulama, akademisi, dan organisasi masyarakat.
Capaian Pembangunan Disorot Gubernur

Dalam pidatonya, Gubernur Mahyeldi Ansharullah menyampaikan pencapaian pembangunan Sumbar empat tahun terakhir. Ia menegaskan, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi catatan penting: dari skor 71,6 (2020) kini naik ke 76,43 (2024), menempatkan Sumbar di peringkat enam nasional, bahkan di atas rata-rata nasional 75,02.
“Momentum HJK ini bukan hanya perayaan. Ia harus menjadi pemacu semangat agar Sumbar semakin maju, nyaman, dan sejahtera,” ujar Mahyeldi.
Selain itu, data ekonomi juga menunjukkan tren positif. PDRB meningkat dari Rp241,89 triliun (2020) menjadi Rp332,94 triliun (2024). Tingkat pengangguran turun menjadi 5,75%, sementara angka kemiskinan berkurang hingga 5,42%.
Meski pertumbuhan ekonomi 2024 tercatat 4,36%—belum spektakuler—Mahyeldi menilai stabilitas ini justru menjadi modal penting. “Stabilitas memberi ruang untuk memperkuat produktivitas, infrastruktur, dan UMKM,” jelasnya.
Ketua DPRD, Muhidi: Tantangan Belum Usai
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












