Menolak Lupa Jasa Polri, Haidar Alwi: Presisi Menjadi Pilar Kehormatan Bangsa

Menolak Lupa Jasa Polri, Haidar Alwi: Presisi Menjadi Pilar Kehormatan Bangsa
Tokoh Toleransi Indonesia, Ir. R. Haidar Alwi, MT.
120x600
a

JAKARTA, OTONOMINEWS.ID Polri adalah salah satu pilar terpenting republik Indonesia yang tidak boleh dipandang sebelah mata.

Pendapat itu diutarakan oleh pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute, R Haidar Alwi dalam rilisnya pada Minggu (21/9/2025).

Haidar menjelaskan, sejak awal kemerdekaan hingga era modern, Kepolisian telah memainkan peran vital dalam menjaga stabilitas bangsa, memastikan jalannya demokrasi, melindungi rakyat, serta mengawal kepentingan negara di tengah arus globalisasi.

Namun sayangnya, lanjut Haidar, pengabdian panjang itu sering tertutup oleh narasi sempit yang hanya menyoroti sisi kelam atau tragedi.

Haidar mengatakan, bangsa yang besar adalah bangsa yang adil terhadap aparatnya: mengkritik ketika salah, tetapi juga mengapresiasi ketika berjasa.

“Mereka yang hanya mengingat satu tragedi lalu melupakan ratusan jasa Polri, sedang merusak akal sehat bangsa sendiri,” ungkapnya.

Baca Juga :  Todung Minta Kapolri Listyo Sigit Jaga Netralitas Polisi di Pilkada

Tragedi dan Ujian Bangsa.

Tragedi Agustus 2025, ketika seorang pengemudi ojek online tewas saat aksi massa, menjadi titik krusial yang mengguncang ruang publik.

Haidar Alwi mengakui peristiwa itu meninggalkan luka. Namun ia menegaskan, satu insiden tidak bisa dijadikan dasar untuk menghapus ribuan pengorbanan anggota Polri yang berjaga siang dan malam demi mencegah gejolak berubah menjadi kerusuhan besar.

“Tanpa pengamanan ketat Polri, demonstrasi itu sudah menjelma badai politik yang berpotensi mengguncang legitimasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto,” kata Haidar.

Ia pun mengajak publik agar jernih dalam melihat fakta. Tragedi tetap tragedi yang harus dievaluasi, tetapi pengorbanan ribuan aparat juga fakta yang tidak boleh dihapus.

“Apakah pantas ribuan anggota Polri yang mempertaruhkan nyawa demi negara dihapus begitu saja hanya karena satu narasi sepihak? Itu sama saja dengan menutup kebenaran dan memelihara fitnah,” tegas Haidar.

Baca Juga :  Polri Buktikan Dedikasi dalam Mengawal dan Menyukseskan Asta Cita Prabowo-Gibran

Menurut Haidar, bangsa ini membutuhkan kritik yang sehat, bukan framing yang merusak. Mengoreksi Polri boleh, tapi melupakan jasanya sama saja dengan merobohkan pilar rumah kebangsaan.

Jasa Polri dalam Kehidupan Bangsa.

Haidar Alwi mengurai deretan kontribusi Polri yang jarang mendapat sorotan publik. Demokrasi tidak akan pernah berjalan tanpa pengamanan aparat.

Dari penjagaan logistik suara, pengamanan TPS, hingga pengawalan rekapitulasi, Polri memastikan pemilu berlangsung aman.

“Dalam setiap pesta demokrasi, aparat kepolisian adalah garda yang membuat suara rakyat benar-benar bermakna,” urainya.

Selain itu, Haidar menyebut peran besar Polri menghadang ancaman terorisme. Ratusan rencana pengeboman berhasil digagalkan Densus 88, menyelamatkan ribuan nyawa.

Baca Juga :  Haidar Alwi: Prabowo Harus Pastikan Potensi Sumber Daya Alam Berubah Jadi Prestasi Ekonomi

“Jasa yang tak terlihat ini sering lebih besar nilainya ketimbang sekadar mengusut kasus setelah kejadian,” tandas Haidar.

Selain itu, Haidar juga mengingatkan peranan Polri sebagai benteng menghadapi kejahatan transnasional: narkotika, perdagangan orang, hingga judi online bernilai triliunan rupiah.

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *