Usung Penguatan Kecerdasan Emosional, UIA Gelar PkM di Kelurahan Kampung Melayu

Usung Penguatan Kecerdasan Emosional, UIA Gelar PkM di Kelurahan Kampung Melayu
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang di selenggarakan UIA di 4 RW di Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur/Dok. UIA
120x600
a

JAKARTA, OTONOMINEWS.ID Dalam rangka memperkuat sumber daya manusia dengan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan emosional, Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA) Jakarta mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).

Kegiatan yang berangsung di 4 RW di Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur dengan mengusung tema “Penguatan Kecerdasan Emosional (EQ), Sanitasi Diri, dan Digital Marketing bagi Para Pengurus Bank Sampah”.

Program yang berlangsung selam empat hari tersebut didanai oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Tahun Anggaran 2025.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas Akademik, UIA dan JBNU Korsel Jalin Kerja Sama

Tim PkM UIA terdiri dari Prof. Dr. Ir. Iffah Budiningsih, MM (ketua), dengan anggota (unsur dosen) Widio Rijanto, S.Kom, M.MSi dan Dr. Syarifah, M.Pd. Sedangkan anggota unsur mahasiswa adalah Ade Rifki dan Airine Meidiana Eka Putri.

Ketua Tim Prof. Dr. Ir. Iffah Budiningsih, MM “Secara garis besar PkM meliputi lima tahap kegiatan, yaitu koordinasi & sosialisasi, pelaksanaan pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, dan terakhir keberlanjutan program,” kata Iffah Budiningsih dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (13/9/2025).

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas Akademik, UIA dan JBNU Korsel Jalin Kerja Sama

Dijelaskan, pelatihan diawali dengan pre-test untuk mengukur kapasitas pemahaman kecerdasan emosional (EQ), sanitasi diri, dan digital marketing para peserta. Hasilnya rata-rata skor 3,32 untuk EQ, rata-rata skor 3,37 untuk sanitasi diri, dan rata-rata skor 3,33 untuk digital marketing.

“Ketiga skor tersebut menunjukkan kategori cukup baik sehingga perlu ditingkatkan,” Iffah Budiningsih.

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *