Wagub Rano Karno bersama Warga Lintas Profesi Lakukan Perbaikan Halte Transjakarta yang Rusak Diamuk Demonstran

Wagub Rano Karno bersama Warga Lintas Profesi Lakukan Perbaikan Halte Transjakarta yang Rusak Diamuk Demonstran
120x600
a

“Kalau ada yang mau nyampein unek-unek, mau nyampein protes, silakan. Cuman saya berharap, Pak Gubernur juga berharap, mudah-mudahan fasilitas kita jangan kita rusak. Yang rugi kita, yang paling banyak ruginya adalah waktu, bukan hanya biaya. Seperti membangun Atrium Transjakarta di sini akan membutuhkan waktu yang cukup lama,” tuturnya.

Wagub Rano juga mengimbau seluruh warga Jakarta bersama-sama menjaga keamanan di lingkungan masing-masing. Upaya ini juga telah diwujudkan dengan tetap diselenggarakannya Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) pada Minggu (31/8), di mana menunjukkan situasi di Jakarta kembali kondusif.

Baca Juga :  Pemprov DKI Galang Sinergi Tokoh Agama dan Aparat dalam Menyukseskan Program Jaga Jakarta

“Mari kita sama-sama gotong royong jaga Jakarta, jaga kampung kita. Jangan sampai kerja keras kita selama ini sia-sia. Kemarin pun car free day ada, terus ada. Kita mengabarkan Jakarta nggak ada masalah,” ungkap Wagub Rano.

“Tapi memang ada beberapa yang terdampak dan kami minta maaf untuk sementara fasilitas tidak bisa digunakan maksimal. Tapi, insya Allah transportasi Jakarta, yaitu Transjakarta dan MRT, selama satu minggu ini kita gratiskan. Cuma naik ojol harus tetap bayar ya. Mudah-mudahan ini satu gerakan untuk kita bersama. Bukan hanya buat Jakarta, tapi untuk Indonesia. Teman-teman yang di wilayah lain, mari kita jaga wilayah kita masing-masing,” ia menambahkan.

Baca Juga :  Subsidi Transjakarta Menurun Akibat Evisiensi APBD, Dishub Jakarta: Kualitas Layanan Tidak Terpengaruh

Sebagai tambahan informasi, fokus lokasi kegiatan gotong royong ini mencakup Halte Senen Sentral, Halte Senen Toyota Rangga, dan kaki-kaki Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Program kerja bakti dan pemulihan ruang bersama merupakan terapi sosial kolektif. Sebanyak 215 orang dari berbagai lapisan masyarakat berpartisipasi dalam kegiatan ini, meliputi:
– Pasukan PPSU: 75 orang
– Komunitas ojek online: 50 orang
– Pedagang dari PD Pasar Jaya: 50 orang
– Pelajar: 25 orang
– SIKAPI (Alumni STM): 15 orang. (OTN-Deman)

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *