Ditlantas Polda Riau Salurkan 2 Ton Beras dalam Gerakan Pangan Murah

Warga Pekanbaru Menyambut Antusias

Otonominews
Ditlantas Polda Riau Salurkan 2 Ton Beras dalam Gerakan Pangan Murah
120x600
a

PEKANBARU, OTONOMINEWS.ID -Ditlantas Polda Riau melalui Subdit Regident menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Pekanbaru, Sabtu (30/8/2025).

Sebanyak 400 karung beras ukuran 5 kilogram atau setara dengan 2 ton beras disalurkan kepada masyarakat dengan harga terjangkau Rp60 ribu per karung.

Kegiatan yang dipimpin Kasubdit Regident AKBP Fatikh Dedy Setyawan ini berlangsung di dua titik, yakni di Jalan Jenderal Ahmad Yani depan Gereja Santa Maria dan di halaman Kantor UPTD Jalan Cempaka Gang Pe’eng, Kecamatan Sukajadi.

Baca Juga :  Mahasiswa Green Leadership Academy Tanam Semangat Baru di Tabung Harmoni Hijau
Ditlantas Polda Riau Salurkan 2 Ton Beras dalam Gerakan Pangan Murah
Ditlantas Polda Riau salurkan beras kepada warga dalam Gerakan Pangan Murah. (Foto: Jaringan Wartawan Nasional)

Dalam kegiatan ini, ratusan warga tampak memadati lokasi untuk mendapatkan beras murah yang kualitasnya dinilai lebih baik dibanding harga pasaran.

“Polri berupaya hadir bukan hanya dalam memberikan pelayanan lalu lintas, tetapi juga meringankan beban masyarakat. Melalui program ini diharapkan masyarakat lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ujar AKBP Fatikh kepada wartawan.

Selain menyalurkan beras murah, lanjut Fatikh, personel Ditlantas Polda Riau juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyapa pengendara dan memberikan edukasi tentang tertib lalu lintas.

Baca Juga :  Polda Riau Tindak Tegas Perusakan Hutan, Kapolda: Ini Komitmen Green Policing

“Kehadiran Polantas dalam kegiatan ini menghadirkan wajah humanis, membantu kebutuhan pokok sekaligus mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara,” katanya.

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *