JAKARTA, OTONOMINEWS.ID – R. Haidar Alwi, pendiri Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute, menyampaikan dengan penuh semangat, bahwa dunia telah mengakui Indonesia sebagai negara dengan kehidupan masyarakat terbaik nomor 1.
Menurut Haidar, pengakuan dunia ini merupakan momen penting yang harus diterjemahkan menjadi kesadaran nasional.
Dalam laporan bertajuk Global Flourishing Study (GFS) Wave I yang dipimpin oleh Universitas Harvard dan dirilis bersama Baylor University, Gallup, serta Center for Open Science, Indonesia menempati peringkat pertama dari 22 negara berdasarkan kualitas hidup masyarakatnya yang dinilai secara multidimensi.
“Indonesia unggul bukan karena kekuatan ekonomi atau infrastruktur, melainkan karena nilai-nilai yang hidup dalam keseharian rakyatnya, empati, spiritualitas, kebersamaan, dan makna hidup. Dan ini adalah bukti bahwa kekuatan suatu bangsa tidak selalu datang dari hal-hal yang terlihat, tapi dari hal-hal yang dirasakan,” tegas Haidar Alwi.
*Harvard Mengakui, Dunia Melihat: Kekuatan Indonesia Ada pada Nilai.*
Studi global ini melibatkan lebih dari 200.000 responden dari 22 negara dan menilai enam dimensi utama: kesehatan fisik dan mental, kebahagiaan, makna hidup, karakter moral, relasi sosial, dan keamanan finansial.
Indonesia mencetak skor tertinggi: 8,47, mengungguli Amerika Serikat (peringkat ke-12), Inggris (ke-20), dan Jepang (posisi terakhir). Fakta ini dilaporkan oleh media internasional seperti New York Post, Euronews, dan The Guardian.
Haidar Alwi menjelaskan bahwa posisi teratas ini bukan hasil dari proyek negara, melainkan cerminan jati diri bangsa yang masih terjaga.
“Nilai sosial dan spiritual yang menjadi kekuatan Indonesia bukanlah sesuatu yang dibentuk sesaat, melainkan akar panjang dari budaya dan kepercayaan masyarakat. Dan hari ini, dunia mengakuinya,” jelas Haidar Alwi.
*Tiga Akar yang Harus Dijaga untuk Masa Depan Bangsa.*
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












