Dorong Percepatan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Lewat Digitalisasi Pengadaan, Kadin dan LKPP Gelar ICEF-IPFE 2025

Dorong Percepatan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Lewat Digitalisasi Pengadaan, Kadin dan LKPP Gelar ICEF-IPFE 2025
Pembukaan Pameran ICEF-IPFE 2025 yang berlangsung pada 30 Juli - 1 Agustus 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat/zul-otn.
120x600
a

Penerapan sistem ini membuka peluang besar dalam mendorong efisiensi belanja negara dan transparansi proses pengadaan. Namun demikian, sejumlah tantangan masih dihadapi, seperti kesiapan penyedia untuk memigrasikan produk ke sistem baru, peningkatan literasi digital pelaku usaha di daerah, serta harmonisasi dengan sistem keuangan pusat dan daerah.

Kepala LKPP Hendrar Prihadi menegaskan bahwa ICEF-IPFE 2025 menjadi forum penting untuk memperluas kontribusi UMKM dan penyedia lokal dalam sistem belanja negara berbasis digital.

“ICEF-IPFE 2025 menjadi ruang solusi bersama untuk menjawab tantangan tersebut sekaligus memaksimalkan potensi digitalisasi pengadaan barang/jasa bagi pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Prospek Pertumbuhan Ekonomi dan Peran ICEF-IPFE

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya N. Bakrie, menyatakan bahwa ICEF merupakan langkah nyata dalam memperkuat industri lokal, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong peningkatan investasi dalam negeri.

Baca Juga :  Buruan Daftar! Kompetisi Sing Out Loud 2025 Pro AVL Indonesia 2025 Kembali Digelar

“ICEF adalah langkah konkret untuk memperkuat industri lokal, menciptakan lapangan kerja, dan memperbesar investasi di Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum IAPI Andi Zabur Rahman menambahkan bahwa IPFE, yang sejak 2014 telah menjadi forum profesional di bidang pengadaan, kini diperkuat dengan kolaborasi bersama Kadin Indonesia sebagai representasi pelaku usaha nasional. Kolaborasi ini diharapkan memperbesar dampak strategis ICEF-IPFE dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi 8 persen melalui penguatan rantai pasok dalam negeri, pemberdayaan penyedia lokal, serta peningkatan kapasitas SDM di bidang pengadaan.

Baca Juga :  EduNation Fest 2025, Pameran yang Menghadirkan Pendidikan Islam Berkualitas Siap Hadir Agustus Nanti

Direktur Utama PT Satu Tujuan Event, Bambang Setiawan, menyampaikan bahwa ICEF-IPFE 2025 tidak hanya dikemas sebagai pameran, melainkan juga sebagai ruang kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan UMKM.

“Kami ingin memastikan seluruh peserta mendapatkan pengalaman yang edukatif, membuka peluang bisnis nyata, serta berkontribusi langsung dalam percepatan digitalisasi pengadaan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” jelasnya.

Selama tiga hari penyelenggaraan, ICEF-IPFE 2025 akan menghadirkan rangkaian program seperti temu bisnis atau business matching, workshop teknis, bimbingan teknis, serta sertifikasi kompetensi di bidang pengadaan. Diskusi mendalam juga akan membahas enam sektor prioritas nasional, yakni: pangan dan ketahanan pangan, industrialisasi dan hilirisasi, pendidikan dan pengembangan SDM, kesehatan dan gizi nasional, digitalisasi dan teknologi, serta jasa konstruksi dan perumahan.

Baca Juga :  Digelar Awal Maret, Muslim Life Fair 2024 Suguhkan One Stop Solution Keluarga Muslim Sambut Ramadan 1445 H

Dengan program yang komprehensif, ICEF-IPFE 2025 diyakini dapat menjadi katalis utama dalam akselerasi transformasi digital pengadaan, sekaligus penguatan ekonomi nasional berbasis produk dalam negeri menuju Indonesia Emas.[Zul]

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *