Capai BEP dan Bagi Hasil Naik 20 Persen, Walikota Tri Adhianto Apresiasi Kinerja PT Migas Perseroda

Capai BEP dan Bagi Hasil Naik 20 Persen, Walikota Tri Adhianto Apresiasi Kinerja PT Migas Perseroda
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat mengunjungi sumur Jatinegara 1 milik KSO Pertamina, Migas dan Foster Oil & Energy, di Kecamatan Jatisampurna, pada Selasa (15/7/2025)/Boy.
120x600
a

“Selain ini juga untuk kepentingan perusahaan, terutama adalah memberikan rasa aman dan nyaman terhadap warga penduduk sekitar. Dimana kondisi sumur ini dikelilingi oleh pemukiman penduduk. Jangan lupa juga CSR perusahaan juga harus diberikan ke penduduk,” ungakpnya.

“Saya juga meminta Camat dan Lurah mendata warga yang rumahnya harus di upgrade dan di masukan ke program Rutilahu Pemerintah Kota Bekasi,” tambah Tri.

Sementara Direktur Utama PT Migas (Perseroda) Kota Bekasi, Apung Widadi menambahkan, kerjasama antara KSO Pertamina, Migas dan Foster Oil & Energy telah dilakukan perpanjangan hingga 2035. Sudah melalui Pendampingan Hukum oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Baca Juga :  Wali Kota Bekasi Pantau Penertiban Bangunan Liar di Saluran PJT Wisma Asri

Dari hasil kerjasama yang diperpanjang, banyak keuntungan untuk Kota Bekasi. Diantaranya adalah Proyeksi Deviden 50 Miliyar dan pendapatan yang mencapai 160 Miliyar Dana Bagi hasil Migas langsung ke APBD dari Kemenkeu karena Kota Bekasi sebagai daerah penghasil Migas.

“Alhamdulillah berkat arahan pak Wali, renegosiasi dan perpanjangan dengan KSO berhasil kami lakukan, dimana terjadinya perubahan kesepakatan yang tadinya 90:10, saat ini menjadi 80:20.

“Berkat itu juga, penyertaan modal pada tahun 2009 3,1 Miliyar, berhasil kami kembalikan ke Pemerintah Kota Bekasi. Hingga 2035 nanti, proyeksi pendapatan untuk Kota Bekasi Deviden mencapai 50 Miliyar dan 160 M Perkiraan DBH Migas lgsg ke APBD,” papar Apung.

Baca Juga :  Komisi II DPRD Kota Bekasi Sidak Pasar Jatiasih, Tindaklanjuti Dugaan Pelanggaran

Sementara, saat ini PT Migas (Perseroda), lanjut Apung sedang mencoba ekspansi untuk mengikuti lelang pada sumur gas di luar Kota Bekasi. Hal tersebut dilakukan untuk memperluas jaringan minyak dan gas untuk Kota Bekasi kedepan.

“Sebagaimana rekomendasi RKAP Pemkot dan DPRD pada tahun 2024 dan juga perencanaan perusahaan, kita juga sedang melakukan ekspansi keluar daerah untuk mendapatkan jaringan sumur minyak dan gas. Doakan saja agar semua berjalan lancar dan bisa menghasilkan pendapatan lebih untuk kemajuan Kota Bekasi,” pungkasnya.[boy]

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *