“Akan tetapi di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, peran Polri menjadi semakin luas dan nyata. Dari edukasi, penyiapan lahan, pupuk, alat-alat dan teknologi pertanian, bibit unggul, proses penanaman sampai panen, penampungan dan penyimpanan, distribusi, ekspor bahkan pengolahan hasil panen untuk pakan ternak,” papar R Haidar Alwi.
Ketahanan pangan merupakan pilar utama dalam pembangunan ekonomi nasional. Indonesia sebagai salah satu negara agraris terbesar di dunia, menyimpan potensi besar di sektor pertanian.
Namun, potensi besar tersebut juga diikuti oleh tantangan yang besar pula seperti jumlah penduduk dan tersebar di ribuan pulau. Ketersediaan, akses, stabilitas harga dan pengelolaan pangan seringkali menjadi kendala.
“Karena itulah, kolaborasi antara pemerintah dengan masyarakat serta sinergi antar-instansi akan menjadi kunci utama mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Ke depan, penting untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi yang sudah ada,” pungkas R Haidar Alwi.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











