Kader PDIP Ungkap Pencetakan Ijazah Palsu Pasar Pramuka yang Bikin Jokowi Makin Terpojok

Jusuf Rizal Mendengar Gosip Dana Rp2 Triliun untuk Meredam Citra Negatif Sang Mantan

Kader PDIP Ungkap Pencetakan Ijazah Palsu Pasar Pramuka yang Bikin Jokowi Makin Terpojok
Presiden LSM LIRA, Kandeng Raden Haryo (KRH). HM. Jusuf Rizal, SH.
120x600
a

“Namun pernyataan Beator Suryadi luar biasa. Semua pendukung Jokowi yang selama ini membela bahwa ijazah itu asli, kini mati kutu. Mereka seolah disiram air comberan. Rekayasa dari UGM dan Kepolisian menjadi sia-sia. Apalagi pengacaranya—sulit dibayangkan jika benar ijazah Jokowi itu dicetak di Pramuka, Jakarta,” kata aktivis yang juga dikenal sebagai penggiat antikorupsi itu.

Kader PDIP Ungkap Pencetakan Ijazah Palsu Pasar Pramuka yang Bikin Jokowi Makin Terpojok

Dalam kondisi ini, menurut Jusuf Rizal, posisi sejumlah tokoh yang sejak awal menggugat keabsahan ijazah Jokowi seperti Roy Suryo, Dr. Tifa, dan Rismon Sianipar berada di atas angin.

Baca Juga :  Forum Jamsos Kritisi Putusan Kemensos Menonaktifkan 7,3 Juta Orang dari Kepesertaan PBI-JKN

Dari seluruh rangkaian investigasi—mulai dari skripsi, tempat KKN, pernyataan Rektor UGM, hingga klarifikasi dari Bareskrim Mabes Polri dan pernyataan para pendukung Jokowi—titik lemahnya kini semakin terlihat.

Berdasarkan hal tersebut, Jusuf Rizal menyatakan bahwa siapa pun yang memberikan keterangan palsu terkait ijazah Jokowi bisa dipidana.

Termasuk Rektor UGM dan pihak-pihak yang menyodorkan bukti bahwa ijazah itu identik dengan milik Jokowi, bahkan Jokowi sendiri bisa dilaporkan atas dugaan memberikan keterangan palsu terkait dokumen akademiknya.

Terkait pernyataan Bareskrim Polri yang menegaskan keaslian ijazah Jokowi, Jusuf Rizal menilai, apabila terbukti tidak benar, maka pihak-pihak di Bareskrim yang terlibat dapat dilaporkan ke Divisi Propam, Kompolnas, bahkan langsung ke Kapolri. Sebab, menurut Jusuf Rizal, kerja yang tidak profesional dapat merusak citra dan wibawa institusi Polri.

Baca Juga :  IRS Madas Nusantara Ungkap Dana Triliunan Judol di Perbankan Pemerintah, Jusuf Rizal: Presiden Prabowo Harus Sita dan Tangkap Aktor Intelektualnya

Saat ditanya wartawan tentang kabar yang menyebut adanya dana sebesar Rp2 triliun untuk operasi penyelamatan citra ijazah Jokowi, Jusuf Rizal mengaku pernah mendengar informasi itu. Namun, ia tidak mengetahui kebenarannya secara pasti.

“Sebagai orang yang pernah dekat dengan lingkaran kekuasaan, saya bisa bilang: sangat tidak mungkin membangun citra keaslian ijazah Jokowi tanpa dukungan logistik besar. Mana ada makan siang gratis. Mana mungkin memelihara anjing herder tanpa ada daging,” pungkas Jokowi.

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *