Sengkarut Bank DKI Kembali Diungkap ke Publik, Singgung Anies Baswedan, Formula E, dan Sritex

Sengkarut Bank DKI Kembali Diungkap ke Publik, Singgung Anies Baswedan, Formula E, dan Sritex
120x600
a

JAKARTA, OTONOMINEWS.ID – Bank DKI Jakarta mengalami masa-masa suram akibat permasalahan tata kelola yang muncul dari internal.

Kondisi ini sangat mengenaskan, karena sebelumnya bank plat merah milik Pemprov DKI Jakarta itu mendapat banyak penghargaan.

Namun pengelolaan yang diduga tidak baik dari para petinggi Bank DKI membuat kinerja keuangannya jeblok dan mendapat sorotan publik.

Ketidakberesan dalam pengelolaan Bank DKI salah satunya terkait proses pemberian pinjaman yang dinilai menyalahi prosedur. Dalam hal ini ada indikasi pemberian pinjaman uang secara sepihak dan hanya diketahui oleh para petinggi bank DKI. Jumlah pinjaman itu mencapai miliaran rupiah dan tidak hanya sekali.

Baca Juga :  Apel Siaga Bersama Ribuan Kader PKS di Padang, Anies Serukan Harga Pangan Mahal

Berdasarkan analisis dan dikutip dari Laman BPK, kejadian pinjaman yang tidak prudent terjadi dan dilakukan saat periode Gubernur Anies Baswedan.

Bahkan Anies Baswedan yang saat itu selaku Gubernur DKI Jakarta dan merangkap sebagai komisaris bank DKI, mengajukan peminjaman uang sebesar Rp180 miliar untuk program Formula E.

Masalah ini sempat dikritisi oleh Gilbert Simanjuntak yang saat itu menjadi anggota DPRD DKI Jakarta. Ia menegaskan bahwa pinjaman itu melanggar aturan.

Baca Juga :  Tim Bola Voli Asal Korea Diperkenalkan Solusi Wisata Jakarta Tourist Pass

“Ini kalau sesuai tata aturan pemerintahan, yang saya tahu menyalahi aturan,” Kata Gilbert pada 10 November 2021 silam.

Gilbert menjelaskan, alasan peminjaman uang ini harus didasari program yang sudah berjalan. Sementara pengajuan pinjaman Rp180 miliar akan dipakai buat program Formula E yang sama sekali belum berjalan, sehingga tidak bisa menjadi dasar untuk melegalkan pinjaman ke Bank DKI.

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *