Meminimalisir Resiko Terjadinya Banjir, Gubernur Mahyeldi Ajukan Beberapa Rekomendasi Kepada BNPB

Otonominews
Meminimalisir Resiko Terjadinya Banjir, Gubernur Mahyeldi Ajukan Beberapa Rekomendasi Kepada BNPB
120x600
a

“Selain berada di daerah ketinggian, rumah sakit Unand juga memiliki peralatan mumpuni dan tenaga medisnya yang handal,” kata Kepala BNPB.

Ia menegaskan, BNPB sangat serius dalam memitigasi setiap potensi ancaman bencana di seluruh Indonesia, termasuk di Sumbar. Dalam waktu dekat, usulan tersebut akan ditindaklanjutinya dengan sebuah kesepakatan kerjasama.

“Kerjasama itu nantinya bukan saja tentang kesehatan tapi juga penyediaan peralatan, fasilitas, perlengkapan apabila terjadi bencana. Termasuk dalam penyelamatan korban bencana tsunami,” terangnya.

Baca Juga :  Susul Gubernur Mahyeldi, Wagub Vasko Antusias Ikuti Retreat di Magelang

Ia berharap, sinergitas Pemerintah Daerah dan perguruan tinggi dalam memitigasi ancaman bencana dapat terus ditingkatkan di setiap daerah. Kesiapsiagaan itu penting, untuk meminimalisir resiko.

Selain Kepala BNPB dan Gubernur Sumbar, juga tampak hadir sejumlah tokoh dalam kegiatan tersebut, beberapa di antaranya adalah Rektor Unand, Prof. Efa Yonnedi, Ph.D., perwakilan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Pj Sekda Sumbar, Yozawardi, Ka­laksa BPBD Sumbar, Rudy Rinaldy, Dirut RS Unand Muhammad Riendra. (Rds/**)

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *