Sebelumnya, Pramono menegaskan penentuan nama-nama pejabat yang akan dilantik untuk posisi walikota, kepala dinas, dan kepala biro dilakukan secara profesional dan berdasarkan rekam jejak. Hal ini disampaikannya terkait rotasi wali kota di sejumlah kota administrasi.
Ia menjelaskan, proses pemilihan melibatkan berbagai pihak, baik di dalam maupun di luar balai kota, termasuk Biro Kepegawaian, Kementerian Dalam Negeri, dan DPRD. Pramono memastikan, hampir semua pejabat yang dipilih telah melalui proses pendalaman yang menyeluruh.
“Hampir semua yang kita pilih, kita akan tetapkan, mudah-mudahan tidak ada persoalan yang bersifat personal,” ungkapnya.
Menurutnya, pendalaman rekam jejak yang dilakukan tidak berkaitan dengan preferensi politik individu, melainkan fokus pada kemampuan dan kesediaan untuk bekerja secara solid dalam tim.
“Kami ingin orang-orang yang membantu atau menjadi tim balai kota ini, tim yang bekerja dengan solid untuk lima tahun ke depan,” tandas Pramono (dmn)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












