“Wakil menteri mengatakan ada 400 ribuan tenaga kerja yang bisa diisi warga Jakarta untuk bekerja di luar negeri,” imbuhnya.
Wakil Menteri Perlindungan PMI/Wakil Kepala BP2MI, Christina Aryani menyebutkan, calon tenaga kerja bisa melihat adanya peluang pekerjaan di luar negeri melalui stand BP2MI yang hadir dalam job fair ini.
“Ada lowongan kerja disiapkan mulai dari skill biasa-biasa saja sampai yang high skill untuk bekerja di luar negeri,” katanya.
Menurutnya, target penempatan kerja tahun ini di luar negeri ada 425.000 orang ke berbagai negara. Pihaknya berharap DKI juga bisa menjadi penyumbang untuk memenuhi kuota ini .
Kepala Dinas Nakertransgi DKI, Hari Nugroho menjelaskan, job fair di Tamini Square yang digelar Rabu (26/2) hingga Kamis (27/2) besok ini, diikuti 40 perusahaan swasta yang bergerak di berbagai bidang. Adapun jumlah lowongan kerja yang disiapkan sekitar 2.000 lowongan
“Diharapkan job fair ini dapat menyerap tenaga kerja minimal 50 persen dari angka yang tersedia. Ini bisa membantu mengatasi masalah pengangguran di Jakarta,” tukasnya.
Dia menjabarkan, selam 2025 ini pihaknya mengagendakan job fair yang dibagi beberapa gelombang. Untuk gelombang kedua pada Maret, akan digelar tiga kali. Kemudian, April dua kali, Mei tiga kali, Agustus sekali dan nanti puncaknya Desember.
“Untuk Agustus akan digelar job fair di JIExpo Kemayoran. Kami akan mengundang lebih dari 100 perusahaan dan lebih dari 5000 lowongan kerja,” tandasnya. (dmn)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












