– Kajian Bekal Anak Sholeh: Kegiatan ini diisi oleh Kak Erlan, Kak Yogi, dan Kak Muslim, dengan playground edukatif yang nyaman bagi anak-anak
– Lomba Hifdzil Qur’an, lomba menggambar, dan lomba mewarnai untuk anak-anak.
– Kelas UMKM: Memberikan pelatihan membuat cokelat Dubai, membuka usaha restoran, serta sosialisasi perizinan PIRT dan sertifikasi halal.
– Demo Masak Ramadan: Menyelenggarakan kelas memasak menu berbuka puasa sehat dan praktis bersama chef profesional.
Event ini juga diisi dengan aksi sosial. Berkolaborasi dengan Hiro Project, Muslim LifeFair menjalankan program 1.000 Paket Sembako Ramadan yang akan disalurkan ke warga kurang mampu di Jabodetabek.
Program ini bertujuan untuk berbagi keberkahan Ramadan dan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat,” kata Project Manager Hiro Project, Zoel Cholid.
Dukungan sponsor seperti Tujuh Kurma dan Umair – Badri Son semakin mengukuhkan event ini sebagai referensi utama bagi masyarakat dalam berbelanja produk halal serta membuka peluang bisnis baru bagi pelaku usaha.
Selain itu, Muslim LifeFair juga menyediakan zona konsultasi bisnis bagi para pelaku usaha yang ingin mengembangkan bisnis halal mereka.
Dengan menghadirkan berbagai ahli dan praktisi industri halal, pengunjung dapat memperoleh wawasan berharga seputar strategi pemasaran, digitalisasi bisnis, hingga permodalan syariah.
“Kami optimis dengan rangkaian program acara yang menarik dan berbagai penawaran spesial belanja murah, Muslim LifeFair Bekasi dapat menarik perhatian sebanyak 15 ribu pengunjung,” ungkap Direktur Lima Events, Deddy Andu
Pada kesempatan event kali ini, guna mendukung kampanye “Ayo Naik LRT” sebagai media transportasi yang hemat, cepat, dan ramah lingkungan.
“Lima Events berkolabarasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan LRT Jabodetabek sebagai Official Mobility Partner dengan memberikan penawaran spesial harga tiket sebesar Rp 20 ribu untuk pengunjung Muslim LifeFair. Tiket bisa dibeli di Stasiun Bekasi Barat,” kata Deddy Andu.
“Sedangkan harga tiket masuk tanpa promo adalah Rp 30 ribu (online) dan Rp 35 ribu (offline),” pungkasnya.[Iqbal]
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











