BOGOR, OTONOMINEWS.ID – Muslim LifeFair (MuFair) kembali menyapa warga Bogor dan sekitarnya. Bertempat di Vivo Mall Sentul, pameran gaya hidup halal dan keluarga ini digelar pada 27–29 Juni 2025.
Setelah sukses menjaring lebih dari 20.000 pengunjung pada gelaran sebelumnya di Cibinong Bogor, tahun ini MuFair kembali dengan program yang lebih semarak, lokasi yang lebih strategis, serta momentum yang tepat di masa libur sekolah.
Terdapat lebih dari 100 exhibitor yang akan meramaikan acara yang kali ini mengusung tema #LiburanBarengAlim, MuFair hadir sebagai destinasi liburan sekolah yang seru, inspiratif, dan sarat nilai-nilai Islami.
“Kami kembali ke Bogor karena respons pengunjung tahun lalu sangat luar biasa. Dengan tambahan program kreatif untuk anak dan keluarga, kami optimistis jumlah pengunjung tahun ini bisa melampaui sebelumnya,” ujar Taufik Surya Hidayat, Direktur Lima Events saat pembukaan MuFair Bogor, Jumat (27/6/2024).
MuFair dirancang sebagai festival keluarga muslim yang menyenangkan dan ramah anak. Berbagai aktivitas seru yang bisa dinikmati antara lain Animal Feeding, Horse Feeding & Panahan, Kelas Memasak “Kreasi Koki Cilik, Kids Storytelling bersama Kak Yogi, Kak Muslim, dan Kak Agung Tyo.
Untuk orang tua, tersedia Pop-Up Class, kajian parenting, dan sesi inspiratif lainnya. Yang istimewa, MuFair menghadirkan program Dauroh Muslim Path bertema “Mendidik Anak di Era Digital”—diselenggarakan gratis bekerja sama dengan Yurbi Shadaqat.
Program ini mengusung format belajar intensif, peserta dapat bertanya langsung kepada para ustadz dan membawa pulang ilmu aplikatif dalam mendidik anak di era digital.
Daftar asatidz yang akan hadir, diantaranya, Ustadz Badrusalam, Ustadz Ammi Nur Baits, Habib Taufiq Al-Haddad, Ustadz Kholid Syamhudi, Ustadz Abdurrahman Zahier, Ummu Ihsan dan masih banyak pemateri lainya.
Sementara itu, Ketua Umum KPMI, Rachmat Sutarnas Marpaung, mengatakan bahwa sejak pertama kali digelar pada tahun 2022, MuFair menjadi panggung strategis bagi UMKM halal untuk naik kelas dan memperluas jangkauan pasar. sa.
“Pasar halal tumbuh pesat, konsumen makin peduli pada produk halal-thayyib, dan jaringan pengusaha muslim semakin solid. Ini momentum kebangkitan ekonomi umat,” tegasnya.













