Ia juga menyinggung pernyataan Ketua Umum PDIP Prof. Dr. (HC) Megawati Soekarnoputri, yang menyebut pemikiran Prof. Sunarto sebagai “secercah harapan” di tengah kondisi hukum yang semakin jauh dari keadilan.
“Harapan itu penting, terutama ketika hukum digunakan sebagai alat kekuasaan dan demokrasi semakin terancam akibat penyalahgunaan wewenang oleh Presiden Jokowi,” tegasnya.
Dengan pernyataan ini, Hasto menegaskan komitmennya untuk mengikuti proses hukum, sembari meminta KPK untuk tetap berpegang pada prinsip keadilan dan tidak terpengaruh oleh kepentingan politik.
Dalam konferensi pers ini, hadir penasihat hukum Hasto, antara lain Ronny Talapessy, Maqdir Ismail, dan Johannes L Tobing.
Hadir juga pengurus DPP PDIP, antara lain Ketua DPP Komaruddin Watubun, Wiryanti Sukamdani, dan Deddy Yevri Sitorus. Hadir juga Wasekjen Adian Napitupulu serta Yoseph Aryo Adhi Dharm, dan Wabendum Yuke Yurike.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











