Hasto Bakal Kirim Buku Sabam Sirait ke Maruarar, Agar Tak Berhalakan Uang dan Kekuasaan

Pernyataan Ara Berbau SARA!

Hasto Bakal Kirim Buku Sabam Sirait ke Maruarar, Agar Tak Berhalakan Uang dan Kekuasaan
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Foto: dok.pdip)
120x600
a

“Saya teringat bagaimana Pak Sabam Sirait Itu pernah mengeluarkan buku tentang Politik Itu Suci, sehingga mungkin Pak Ara Sirait melupakan nasihat bapaknya sendiri dari Pak Sabam, saya pernah mendapat cerita bahwa kekuasaan dan uang bisa menjadi berhala, mungkin karena beliau sudah masuk di dalam zona nyaman, rumahnya di Jalan Diponegoro sangat mentereng dan kemudian melupakan itu,” kata pria kelahiran Yogyakarta itu.

Hasto mengaku bakal mengirimkan buku milik Politik Itu Suci ke Ara agar eks aktivis Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) itu tidak lupa cita-cita sang ayah Sabam Sirait.

Baca Juga :  Gelar Aksi Damai di PN Jaksel, Emak-emak Serukan Penegak Hukum Bertindak Adil Dalam Praperadilan Hasto Kristiyanto

“Saya akan kirimkan buku Pak Sabam ini kepada Pak Ara Sirait, supaya beliau bisa melakukan perenungan terhadap nasihat-nasihat, tidak hanya di dalam pelaksanaan pemilu yang baik, tetapi juga bagaimana politik itu sebenarnya suci, jangan sampai kekuasaan dan harta menjadi berhala hanya karena kekuasaan,” ungkap dia.

Sementara itu, Ronny menyebut parpolnya akan menempuh upaya ke Bawaslu menyikapi pernyataan Ara yang menuding Pram-Doel tidak akan dipilih pemilih nonmuslim di Pilkada Jakarta 2024 setelah didukung Anies.

Baca Juga :  Jokowi Sarapan Pagi dengan Airlangga, Sekjen Hasto: PDIP Nyaman-nyaman Saja

Sebab, kata Ronny, pernyataan Ara berbahaya karena bisa memecah belah rakyat pada Pilkada Jakarta 2024.

“Ya, kami akan segera melaporkan kepada Bawaslu karena statement Saudara Ara ini. Tentunya sangat bahaya ini, dapat memecah belah warga Jakarta. Tentunya kami akan segera mengambil langkah hukum,” kata eks pengacara Bharada Eliezer atau Bharada E itu.

Ara sebelumnya menyebut suara pasangan Pram-Doel di Pilkada Jakarta 2024 bakal terkikis usai memperoleh dukungan dari Anies.

Ara mengatakan suara Pram-Doel akan terkikis dari unsur kalangan nonmuslim. Alasannya, basis suara PDIP merupakan kelompok nasionalis yang tidak sejalan dengan Anies, yang dinilai sebagai figur agamis.

Baca Juga :  Pengamanan Lebih Difokuskan di KPUD DKI Pada Masa Pendaftaran Cagub-Cawagub

“Saya yakin akan turun karena sekarang Pramono didukung oleh Anies,” kata Ara, Jumat (22/11).

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *