IKAPPI Minta Jangan Takuti Pedagang Kecil dengan Razia Barang Impor Ilegal, Tapi Berikan Perlindungan dan Edukasi 

IKAPPI Minta Jangan Takuti Pedagang Kecil dengan Razia Barang Impor Ilegal, Tapi Berikan Perlindungan dan Edukasi 
Ketum DPP IKAPPI, Abdullah Mansuri/ikappi
120x600
a

JAKARTA, OTONOMINEWS.ID Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (DPP IKAPPI) menghimbau kepada seluruh pedagang di Tanah Abang dan pedagang-pedagang kecil di ITC untuk tidak terpengaruh atas isu-isu di hembuskan dalam proses melakukan razia terhadap barang-barang ilegal

“Yang pertama kami menghimbau kepada pedagang untuk tetap tenang dan selalu berkoordinasi dengan pedagang-pedagang yang lain agar tidak terpengaruh oleh isu-isu yang berhembus akhir-akhir ini,” kata Ketua Umum IKAPP Abdullah Mansuri dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Jumat (19/7/2024). 

Baca Juga :  Tukang Parkir Tanah Abang Rp60 Ribu Diciduk Polisi dan Diserahkan ke Dinsos

Menurut Mansuri, pedagang Pasar Tanah Abang dan Pedagang ITC sesungguhnya adalah pedagang kecil yang harus mendapatkan perlindungan atau edukasi terhadap barang-barang impor ilegal.

“Dan sesungguhnya itu menjadi tugas pemerintah untuk memberikan penguatan edukasi serta perlindungan terhadap barang-barang ilegal,” ungkapnya. 

Yang kedua, lanjut dia, DPP IKAPPI meminta kepada Satgas untuk melakukan razia dengan mekanisme yang sudah di atur oleh undang-undang. 

“Antara lain harus menyertakan surat pemberitahuan, harus memberikan pengetahuan atau informasi terlebih dahulu agar pedagang mengetahui informasi-informasi yang sekarang banyak berseliweran di pedagang Pasar Tanah Abang maupun pedagang ITC,” terang Mansuri. 

Baca Juga :  Ketum IKAPPI: Keberadaan Kemenko Pangan di Kabinet Prabowo Membuat Pedagang Pasar Optimis

Sesungguhnya yang perlu DPP IKAPPI tekankan adalah, pedagang Pasar Tanah Abang dan ITC memiliki kekhawatiran jika barang-barang yang dijual itu merupakan barang-barang yang impor.

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *