Sebab, setelah 74 tahun usia Satpol PP dan 62 tahun usia Satlinmas, peringatan hari jadi kedua satuan tersebur akhirnya bisa berlangsung di Ranah Minang.
“Event ini merupakan salah satu iven yang memang sengaja kita siapkan untuk menjamu para tamu, terutama sekali Bapak Mendagri beserta jajaran, serta perwakilan Satpol PP dan Satlinmas dari seluruh Indonesia, adalah prosesi adat Makan Bajamba ini,” terang Gubernur Mahyeldi.
Lebih lanjut Gubernur Mahyeldi menjelaskan secara harfiah dapat diartikan sebagai makan bersama di dalam suatu wadah yang sama. Namun, segala hidangan yang telah disiapkan itu baru bisa dinikmati setelah para tokoh adat menyampaikan pepatah dan petitih.
Berbagai jenis makanan yang dihidangkan dalam prosesi Makan Bajamba ini yang merupakan perwakilan masakan khas adat dari berbagai daerah di Sumbar.
“Jadi, masakan Padang yang terhidang di hadapan Bapak Mendagri dan Bapak/Ibuk tamu undangan hari ini, adalah masakan bercita rasa asli Ranah Minang. Makan masakan Minang, langsung di Ranah Minang,” ungkap Gubernur Sumbar.
“Nanti, setelah kembali ke daerah masing-masing, semoga cita rasa itu tetap melekat di lidah, sehingga Bapak/Ibuk rindu untuk kembali ke Sumbar,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran Pejabat Kemendagri, Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy; Sekda Sumbar, Hansastri; Unsur Forkopimda Sumbar, Tokoh Ulama, Niniak Mamak, Cadiak Pandai, para Pejabat Instansi Vertikal di Sumbar, Kepala Satpol PP seluruh Indonesia, Kepala Satpol PP seluruh kabupaten/kota di Sumbar, serta Pejabat Eselon II di lingkup Pemprov Sumbar.[***]
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed





