Jokowi Kampanye Prabowo-Gibran, PDIP: Cermin Ambisi Kekuasaan Tiga Periode

Pelanggaran Etika Politik

Jokowi Kampanye Prabowo-Gibran, PDIP: Cermin Ambisi Kekuasaan Tiga Periode
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.
120x600
a

Jakarta, Otonominees.id – Pernyataan Presiden Jokowi bahwa Presiden boleh berkampanye dan boleh berpihak telah menciptakan sentimen sangat negatif.

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, apa yang disampaikan Jokowi akhirnya membuktikan bahwa pasangan Prabowo-Gibran merupakan cermin Jokowi Tiga Periode yang selama ini ditolak oleh PDI Perjuangan bersama seluruh kelompok pro demokrasi, para budayawan, cendekiawan, dan juga kekuatan yang berjuang menjaga konstitusi.

Baca Juga :  Kader Muda PDIP Tegas Menolak Pilkada Lewat DPRD

Menurut Hasto, pernyataan Jokowi selain melanggar etika politik, juga melanggar pranatan kehidupan bernegara yang baik.

“Bayangkan saja, Jokowi ini sudah menjabat presiden dua periode, dan konstitusi melarang perpanjangan jabatan”

“Dengan ketegasan Pak Jokowi untuk ikut kampanye, artinya menjadi manifestasi tidak langsung dari ambisi kekuasaan tiga periode,” tandas Hasto pada Kamis (25/1/2024).

Hasto pun menyebut Publik saat ini mempersoalkan kembali berbagai rekayasa hukum yang dilakukan di MK untuk meloloskan Gibran. Hingga akhirnya Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) menyatakan ada pelanggaran kode etik berat dalam proses tersebut.

Baca Juga :  Wamendikdasmen Minta PDIP Ajak Kepala Daerah Jalankan Putusan MK soal Sekolah Gratis

Karena ambisi 3 periode tersebut, lanjut Hasto, maka rakyat saat ini paham, mengapa Pak Jokowi sampai begitu bersemangat membuntuti kampanye Pak Ganjar Pranowo, khususnya di Jateng, Jatim, Lampung, dan NTT.

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *