Turunkan Stunting dengan Bagi-Bagi Sembako Minim Gizi, DPR RI: Pemborosan dan Kurang Relevan

Netty Heryawan
Angggota DPR RI Netty Heryawan.
120x600
a

Sedangkan upaya penurunan angka stunting pada bayi dibawah dua tahun, kata Netty, harus dilakukan secara cermat dengan dukungan penuh dari keluarga, masyarakat dan pemerintah.

“Bayi stunting tidak cukup diberi makanan bergizi saja, tapi perlu perawatan khusus antara lain dengan pemberian pangan olahan untuk keperluan medis khusus (PKMK) dan pangan olahan untuk diet khusus (PDK) yang seharusnya disediakan dan didistribusi oleh pemerintah melalui puskesmas,” katanya.

Baca Juga :  Pemecatan ASN Kemdiktisaintek Jadi Sorotan, DPR Bakal Turun Tangan

Karena itu, pembagian sembako semacam ini menurut dia, alih-alih menurunkan stunting justru hanya akan memboroskan anggaran negara.

“Ini hanya buang-buang anggaran dan justru tidak baik untuk kesehatan masyarakat, apalagi kalau jenis-jenis makanan tersebut dikonsumsi oleh Ibu hamil dan menyusui,” beber Netty.

Netty pun mendesak lembaga dan kementerian terkait agar mengawasi program bantuan pencegahan stunting yang dilaksanakan unsur pemerintah di daerah-daerah.

Baca Juga :  GKSB DPR dan Kanada Bangun Kerjasama Kesetaraan Gender dan Lingkungan

“Cegah pelaksanaan program yang tidak tepat sasaran seperti ini. Berikan edukasi ke para pemangku kepentingan dan masyarakat di daerah tentang program apa yang sesuai untuk mencegah dan menurunkan angka stunting,” katanya. (ann/rdn)

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *