Ditambahkannya, Megawati meminta dilakukan pembicaraan lebih mendalam soal rencana kerja sama riset tersebut.
Rokhmin menjelaskan pertemuan selama satu setengah jam itu fokus membahas rencana kerjasama antara UTAR dengan BRIN dan beberapa Perguruan Tinggi di Indonesia.
Lebih jauh Rokhmin memaparkan, rencana kerja sama meliputi kolaborasi penelitian di bidang:
(1) Biodiversity, Genetic Mapping of Flora (Plants) and Fauna (Hewan), dan Biprospecting dan ekstraksi natural products (bioactive compounds) untuk industri pangan fungsional dan faramasi;
(2) Pengembangan pangan lokal; (3) Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim Global; (4) Wastewater Treatment and Management; dan (5) Pengunaan Teknologi Untuk Energi dan Pangan berkelanjutan.
“Ibu Megawati dan Rektor UTAR mendorong pertukaran mahasiswa antara UTAR dengan sejumlah Perguruan Tinggi di Indonesia. Mengajak Indonesia untuk lebih aktif lagi berpartisipasi di ASEAN Academy of Engineering and Technology,” urai Rokhmin.
Rokhmin, yang merupakan menteri di era Pemerintahan Megawati Soekarnoputri, kemudian menyebutkan Megawati menerima gelar doktor kehormatan dari UTAR, Selangor, Malaysia, pada 2 Oktober 2023 lalu. Ini merupakan bentuk pengakuan atas kepemimpinan visioner dan kontribusinya dalam sosial-politik.
“Saat itu, Ibu Megawati menyampaikan orasi ilmiah berjudul Transformasi Sosial Bangsa Indonesia Dalam Perspektif Ideologi Pancasila,” jelas Rokhmin.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












