4 Tuntutan Aktivis No War Youth Alliances Saat Aksi di Kedubes AS

Otonominews
4 Tuntutan Aktivis No War Youth Alliances Saat Aksi di Kedubes AS
120x600
a

Keberanian Paus dalam mengkritik politik perang Trump sejatinya menyuarakan harapan dan penderitaan, sukacita dan penderitaan kemanusiaan.

“Kami bersolidaritas pada setiap seruan perdamaian Paus Leo XIV bersama para pemimpin spiritual lainnya, yang menjadi kompas moral bagi kita untuk menyerukan jalan dialog daripada perang; solidaritas antar bangsa, alih-alih dominasi dan eksploitasi,” jelas aktivis Pemuda.

Oleh karena itu, dalam aksi damai ini, No War Youth Alliances bermaksud menyerukan suara nurani kemanusiaan sebagai berikut:

Baca Juga :  Megawati Ikut Tanda Tangani Komitmen Bantu Penyintas Perang di Palestina dan Ukraina

1. Menggalang solidaritas bersama masyarakat sipil Amerika Serikat untuk melawan kebijakan politik perang Trump yang tidak akan menghasilkan kemenangan apa pun kecuali penderitaan dan penghinaan pada martabat manusia.

2. Memperluas solidaritas para pemuda di kawasan Global South untuk menyerukan jalan perdamaian dalam hubungan antar bangsa serta menyerukan penghentian penggunaan senjata dan kekerasan, yang hanya mengabdi pada kepentingan nasionalisme sempit dan buta pada keadilan antar generasi.

Baca Juga :  Berkat Usulan Megawati, NU dan Muhammadiyah Raih Zayed Award 2024

3. Mendesak Pemerintah Republik Indonesia agar secara lebih tegas dan aktif di forum-forum internasional untuk menolak segala bentuk penjajahan, menyerukan perlindungan segenap bangsa serta perdamaian abadi sebagaimana amanat Pembukaan UUD 1945.

4. Bersama Paus Leo XIV dan para pemimpin spiritual lainnya mengajak dan mendorong setiap asosiasi keagamaan di Republik tercinta ini agar secara publik dan konsisten mengkritisi setiap bentuk politik komodifikasi perang antar bangsa, serta menyuarakan jalan dialog serta perdamaian demi kesejahteraan bersama umat manusia.

Baca Juga :  Indonesia Emas 2045 Bukan Sekedar Impian

Si vis pacem, para dialogum!

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *