Selain itu, angka kemiskinan di Jakarta berhasil ditekan menjadi 4,03 persen pada September 2025. Penurunan ini didorong oleh konsistensi penyaluran bantuan sosial, seperti KJP Plus dan Kartu Lansia Jakarta (KLJ).
Di sektor pendidikan, program KJP Plus menjangkau 707.513 penerima. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menjalankan program sekolah swasta gratis di 40 institusi. Sementara di sektor kesehatan, kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah mencapai 99,94 persen, disertai penguatan layanan home service melalui Pasukan Putih.
Pada sektor infrastruktur dan transportasi, kondisi jalan mantap mencapai 97,35 persen. Progres pembangunan MRT Jakarta Fase 2A juga telah mencapai 55,89 persen. Di sisi investasi, realisasi investasi meningkat signifikan menjadi Rp270,9 triliun.
Wagub Rano menegaskan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif untuk mendorong transformasi Jakarta menjadi kota global.
“Terima kasih atas sinergi yang terjalin. Semoga kolaborasi ini dapat mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing dan mensejahterakan warganya,” pungkasnya. (OTN-Deman)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












