Sebaliknya, politisi perempuan Partai Demokrat itu mengingatkan perang di Timur Tengah memiliki efek berantai yang dapat memengaruhi kondisi ekonomi, sosial, hingga stabilitas nasional.
“Sebagai bangsa yang berada dalam tatanan global, Indonesia tentu tidak bisa lepas dari dampak konflik internasional. Oleh karena itu, kesiapsiagaan dan peran aktif seluruh elemen bangsa, khususnya pemuda, sangat dibutuhkan,” ujar Desie.
Sementara itu, Dr. Arya I. P. Palguna menyoroti pentingnya pendekatan berbasis riset dan data dalam membaca dinamika global.
“Berbasis data itu penting, agar kebijakan yang diambil tetap tepat sasaran dan berorientasi pada kepentingan nasional,” tandas Dr. Arya.
Diskusi ini diharapkan menjadi ruang edukasi dan refleksi bagi generasi muda agar lebih memahami isu global serta mampu berkontribusi dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












